Dalam rangkaian acara yang sama, dunia akademis turut berkontribusi melalui Indolivestock Innovation Awards 2026 yang diuji oleh Yayasan Pengembangan Pangan Indonesia.

Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M. Sc.

>>> Apple Siapkan iPhone Air 2 dengan Kamera Ganda dan Chip A20 Pro

, Agr. , IPU.

, ASEAN Eng. , mengatakan penghargaan ini bukti komitmen Unsoed dalam hilirisasi riset dari laboratorium agar berdampak pada masyarakat.

Ia menilai perluasan cakupan Indo Livestock ke sektor pangan global menjadi panggung pembuktian bagi riset perguruan tinggi. Inovasi berbasis kearifan lokal mampu menjawab tantangan ketahanan pangan global.

Dua akademisi dari Fakultas Pertanian Unsoed meraih penghargaan utama atas inovasi teknologi pertanian presisi dan pengolahan pangan lokal.

Prof. Dr. Eni Sumarni, S. TP.

, M. Si.

, mengembangkan Teknologi Root Zone Cooling (RZC) pada sistem aeroponik untuk memproduksi benih kentang dan bawang putih unggul di dataran rendah.

Ia mengatakan inovasi ini berpotensi diterapkan pada komoditas pangan strategis lainnya.

Dr. Santi Dwi Astuti, S. TP.

, M. Si.

, mengembangkan mie bebas gluten berbasis tepung singkong termodifikasi dengan teknologi tepat guna non ekstrusi.

>>> Samsung Foundry Banjir Pesanan Chip Canggih dari Google, AMD, hingga Tesla

Ia berharap inovasi ini memberikan alternatif pangan sehat yang aman, terjangkau, dan bernilai tambah ekonomi bagi komoditas singkong Indonesia.