Manajemen memfokuskan strategi 2026 pada inovasi teknologi untuk mendorong pertumbuhan segmen ritel dan UMKM.

Perseroan juga mengembangkan pertumbuhan berbasis ekosistem melalui layanan embedded banking dan memperluas penetrasi ke sektor industri kreatif.

Hingga kuartal I 2026, platform Tunaiku telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp19 triliun sejak 2014. Program ini menjangkau lebih dari 500.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Pertumbuhan basis nasabah baru diakselerasi melalui skema kemitraan B2B2C lewat layanan embedded banking. Platform digital pihak ketiga dapat berfungsi sebagai kanal distribusi produk perbankan secara plug-and-play.

Salah satu implementasi embedded banking adalah integrasi dengan aplikasi MyMRTJ tanpa berpindah aplikasi.

Kerja sama ini telah mendatangkan hingga 10.000 nasabah baru dengan persentase pengguna aktif mencapai 41,09 persen.

Direktur Informasi Teknologi & Operasional Amar Bank, Kevin Kane, menyatakan dengan infrastruktur digital berbasis cloud dan AI, perseroan akan terus memperluas layanan perbankan digital di sektor e-commerce, logistik, ride-hailing, fintech, hingga industri kreatif.

Sebagai bentuk ekspansi ke sektor kreatif, Amar Bank menjadi sponsor utama dalam ajang perfilman JAFF Market tahun lalu.

>>> Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Citra Ekonomi Indonesia

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bank menjadi mitra strategis bagi pelaku industri kreatif lokal.