IHSG Melemah ke Level 6172, Saham Big Caps Tertekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,78 persen ke posisi 6.172 pada perdagangan Kamis (18/6/2026).
Penurunan ini dipicu oleh tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), seperti BBRI dan BMRI.
>>> Amanda Manopo Alami Hip Dips Saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Menanganinya
Sepanjang hari, IHSG bergerak dari level tertinggi 6.197 hingga terendah 6.073.
Data BEI mencatat nilai transaksi mencapai Rp17,97 triliun dari 25,7 miliar saham yang diperdagangkan dengan frekuensi 1,83 juta kali.
Sebanyak 419 saham melemah, 258 saham menguat, dan 137 saham stagnan.
Sektor Infrastruktur, Keuangan, dan Kesehatan Terkoreksi
Sektor infrastruktur, keuangan, dan kesehatan menjadi sektor dengan koreksi terdalam, masing-masing minus 1,95 persen, 1,32 persen, dan 1,07 persen.
Kenaikan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen turut meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap sektor perbankan, properti, dan otomotif.
Phintraco Sekuritas mencatat Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga total 100 bps, menjadikannya level tertinggi sejak April 2025.
>>> IHSG Anjlok ke Level 6172, Saham Big Caps dan Suku Bunga Jadi Biang Kerok
Sementara itu, Panin Sekuritas menyebut pelaku pasar cenderung berhati-hati menjelang keputusan krusial, termasuk peninjauan status pasar Indonesia oleh MSCI pada Jumat (19/6/2026) dan MSCI Market Accessibility Review pada Rabu (24/6/2026).
Samuel Sekuritas memproyeksikan Indonesia tetap bertahan dalam status Emerging Market tanpa masuk daftar pemantauan.
Beberapa poin evaluasi utama meliputi kewajiban pengungkapan kepemilikan saham 1 persen, implementasi High Shareholding Concentration (HSC), dan rencana peningkatan free float 15 persen.
"Tinjauan ini menjadi penilaian MSCI terhadap efektivitas reformasi pasar yang telah dilakukan Indonesia," jelas Samuel dalam risetnya.
Hasil tinjauan Juni ini dinilai akan memengaruhi pergerakan indeks ke depan, dengan penilaian pada Agustus 2026 menjadi ujian praktis pertama normalisasi pasar modal.
>>> Polisi Selidiki Video Asusila Penonton di Bianglala Download Festival
Saham big caps yang menjadi top losers antara lain BBRI (minus 18,92 poin), TLKM (minus 18,89), BBCA (minus 18,83), MORA (minus 5,86), dan CASA (minus 2,9).
Update Terbaru
Apple Siapkan iPhone Air 2 dengan Kamera Ganda dan Chip A20 Pro
Kamis / 18-06-2026, 19:56 WIB
Samsung Foundry Banjir Pesanan Chip Canggih dari Google, AMD, hingga Tesla
Kamis / 18-06-2026, 19:56 WIB
Keandalan Pasokan Listrik Jadi Jangkar Utama Pertumbuhan Ekonomi
Kamis / 18-06-2026, 19:55 WIB
Pemkot Jaksel Tingkatkan Kompetensi Guru Lewat Pembinaan Fungsional
Kamis / 18-06-2026, 19:55 WIB
Jeffrey Hendrik Siap Lanjutkan Reformasi Pasar Modal Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 19:55 WIB
BPBD Sigi Catat Korban Meninggal Akibat Gempa Bumi Jadi 3 Orang
Kamis / 18-06-2026, 19:55 WIB
Wamenko Pangan Dorong Sentra Cabai HSS Jaga Inflasi Kalsel
Kamis / 18-06-2026, 19:55 WIB
Samsung Kebanjiran Pesanan Fabrikasi Chip Sub-5nm dari Raksasa Teknologi
Kamis / 18-06-2026, 19:55 WIB
Anomali LHC Bisa Jadi Terobosan Terbesar Sejak Higgs Boson
Kamis / 18-06-2026, 19:53 WIB
DNA Ungkap Jaringan Keluarga Zaman Batu di Eropa
Kamis / 18-06-2026, 19:53 WIB
AI Hidupkan Kembali Tokoh Sejarah, Hasilnya Mengejutkan
Kamis / 18-06-2026, 19:53 WIB
Astronom Temukan Gaya Aneh yang Memilin Galaksi Ini Selama Miliaran Tahun
Kamis / 18-06-2026, 19:53 WIB
Meta Alihkan Fokus ke AI Setelah Pemangkasan Ribuan Karyawan
Kamis / 18-06-2026, 19:52 WIB
Arema FC Pertahankan Skuad Utama dan Bidik Pemain Baru
Kamis / 18-06-2026, 19:52 WIB






