"Kapal induk Garibaldi itu proses hibah, sedang berjalan dan sudah dalam proses tahapan untuk persiapan pengiriman ke Indonesia," kata Rico di Kementerian Pertahanan RI, Selasa (2/6/2026).

Pihak kementerian mengidentifikasi situasi keamanan di kawasan Timur Tengah berpotensi memengaruhi durasi perjalanan laut. Jalur pelayaran armada pengangkut harus menyesuaikan dengan kondisi terkini di titik-titik rawan konfrontasi.

"Ya dengan kondisi Selat Hormuz, yang konflik juga di sana ya, jadi mungkin ada keterbatasan distribusi, waktu pengiriman dan sebagainya," ucap Rico.

Pemerintah berharap seluruh proses pengapalan dapat diselesaikan sebelum pergantian tahun. "Mudah-mudahan tahun ini," ujarnya.

Spesifikasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Kapal induk Giuseppe Garibaldi memiliki kemampuan melaju hingga kecepatan 30 knot.

Kapal ini dilengkapi sistem persenjataan rudal antipesawat Sea Sparrow, meriam Oto Melara 40L70 DARDO, torpedo, serta rudal antikapal Otomat Mk 2 SSM.

>>> NASA Tunjuk Relativity Space untuk Misi Ilmiah ke Mars

Kehadiran alutsista ini diproyeksikan untuk meningkatkan daya gentar serta memperkuat kemampuan pertahanan maritim regional Indonesia.