Perusahaan Perlu Bikin AI Sendiri

Untuk menghindari kondisi tersebut, Nadella menilai perusahaan perlu membangun kemampuan AI mereka sendiri agar tidak bergantung pada AI pihak ketiga.

>>> IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.172 pada 18 Juni 2026

Dalam esainya, Nadella memperkenalkan konsep human capital dan token capital. Human capital mencakup pengetahuan, pengalaman, kreativitas, relasi, hingga kemampuan manusia dalam mengambil keputusan.

Sementara token capital merupakan kapabilitas AI yang dibangun dan dimiliki oleh perusahaan.

Nadella menegaskan bahwa keduanya tidak saling menggantikan, justru mendukung satu sama lain.

Manusia tetap memiliki peran penting dalam menentukan tujuan, membangun hubungan, menghubungkan berbagai bidang pengetahuan, serta mengenali pola yang paling relevan bagi bisnis mereka.

"Tanpa arahan manusia, komputasi atau AI hanya akan berputar-putar tanpa tujuan," tutur Nadella.

Pembuatan AI secara internal ini juga dirasa penting karena perusahaan tidak akan kehilangan nilai atau visi misi jika suatu hari mereka mengganti model AI pihak ketiga yang dipakai.

Terkait AI pihak ketiga, Nadella menilai perusahaan tidak seharusnya hanya fokus memilih model AI terbaik.

Yang lebih penting adalah membangun ekosistem dan sistem pembelajaran yang mampu menggabungkan kecerdasan manusia dengan AI, sehingga nilai yang tercipta tetap berada di dalam perusahaan.

"Kita bisa menyerahkan sebuah tugas, bahkan pekerjaan, kepada AI. Namun, kita tidak bisa menyerahkan proses belajar sepenuhnya kepada AI," jelas Nadella.

>>> Mentan: 90 Persen Perusahaan Sawit Naikkan Harga TBS Petani

"Masa depan perusahaan bergantung pada kemampuan untuk terus mengakumulasi pembelajaran di antara manusia dan AI," pungkas Nadella.