Namun, biaya tersebut sebaiknya dipandang sebagai premi asuransi karena kerugian akibat terganggunya pasokan dapat jauh lebih besar.

Pilihan lain yang sedang dipertimbangkan adalah mekanisme baru untuk menjaga ketahanan ekonomi Uni Eropa.

Melalui instrumen ini, blok tersebut dapat secara langsung menerapkan tarif tambahan dan kuota impor ketika praktik pasar yang dianggap merusak mengancam keamanan ekonomi kawasan.

Sikap Uni Eropa yang semakin tegas terhadap China didorong oleh kekhawatiran atas ketergantungan strategis dan terus membesarnya defisit perdagangan.

Pembatasan ekspor unsur tanah jarang, magnet, dan teknologi kritis lainnya oleh Beijing juga memicu kekhawatiran di Eropa.

Brussel tidak ingin mengalami kembali krisis seperti yang terjadi setelah pecahnya perang Rusia-Ukraina, ketika ketergantungan energi menjadi masalah besar.

Namun, hingga kini belum ada konsensus penuh di antara negara anggota mengenai penerapan langkah perdagangan yang sangat ketat terhadap China.

Prancis menjadi salah satu negara yang mendorong tarif lebih tinggi, sementara Jerman dan Spanyol cenderung mengambil pendekatan yang lebih hati-hati karena hubungan ekonomi mereka yang erat dengan China.

Meski demikian, arah kebijakan umum Uni Eropa saat ini mengarah pada upaya mengurangi ketergantungan dan menjaga daya saing, bukan memutus hubungan ekonomi secara total.

>>> Invest Selangor Bawa 150 Delegasi ke Bandung untuk Forum Bisnis ASEAN

Instrumen pertahanan perdagangan baru yang dibahas dalam berbagai pertemuan pekan ini diperkirakan akan menentukan arah hubungan ekonomi antara Brussel dan Beijing pada masa mendatang.