Kemendes PDT saat ini menargetkan pengembangan Desa Ekspor sebagai bagian dari program 12 Aksi Bangun Desa.

Saat ini, jumlah desa ekspor yang telah terbentuk mencapai 338 desa dengan nilai transaksi hampir Rp1 triliun.

"Bayangkan baru 300 saja sudah Rp1 triliun. Kalau sudah ribuan desa itu menjadi desa ekspor, maka desa bisa juga menjadi penyumbang devisa negara," tuturnya.

Ia menambahkan produk desa yang telah memasuki pasar internasional tidak hanya terbatas pada komoditas pertanian dan perikanan, tetapi juga mencakup produk olahan dan kerajinan yang memiliki daya saing di pasar global.

>>> PT Prodia Diagnostic Line Lepas 522 Juta Saham Lewat IPO

Menurut Yandri, penguatan desa ekspor diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperbesar kontribusi desa terhadap pertumbuhan ekonomi dan penerimaan devisa nasional.