Barantin dan Kemendes Perkuat Literasi Ekspor untuk 5.000 Desa Ekspor
Badan Karantina Indonesia (Barantin) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) resmi menjalin kerja sama untuk memperkuat literasi ekspor produk dan komoditas desa.
Langkah ini bertujuan mendukung program pengembangan 5.000 Desa Ekspor.
>>> Kiandra Ramadhipa Ungkap FIM Moto3 Junior Lebih Sulit ketimbang Rookies Cup
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyatakan kerja sama tersebut mencakup pendampingan dan penguatan kualitas produk desa.
"Desa Ekspor itu targetnya ada 5.000 Desa Ekspor paling tidak di 2029.
Sekarang baru ada 338 Desa Ekspor dengan nilai transaksi hampir Rp1 triliun," ujarnya di Jakarta, Kamis.
Menurut Yandri, produk desa harus memenuhi persyaratan keamanan, sertifikasi, dan standar negara tujuan agar dapat dipasarkan lebih luas.
Saat ini produk desa telah menembus 59 negara tujuan ekspor, meliputi kopi, gula aren, ikan koi emas, minyak kemiri, kendang jembe, dan produk unggulan lainnya.
Fokus pada Literasi dan Pendampingan
Salah satu fokus kerja sama dengan Barantin adalah peningkatan literasi bagi kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat.
Tujuannya agar mereka memahami ketentuan yang harus dipenuhi dalam pengembangan produk desa.
"Produk-produk desa harus aman, tidak menjadi kita lengah atau menggampangkan persoalan sertifikat, kemudian parameter-parameter yang membuat produk itu bisa laku, bisa aman, dan bisa diterima ke negara tujuan," tegas Yandri.
Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menambahkan kerja sama ini sejalan dengan upaya mendorong percepatan perdagangan dan ekspor komoditas berbasis desa.
>>> Dokter Jelaskan Aturan Cuci Muka Sebelum Reapply Sunscreen
Menurutnya, desa perlu dilibatkan sebagai subjek pertumbuhan ekonomi karena memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.
Update Terbaru
Sony Pictures Rilis Trailer Spider-Man: Brand New Day, Tom Holland Kembali sebagai Peter Parker
Kamis / 18-06-2026, 14:41 WIB
Jeff Bezos: AI Justru Akan Buka Lebih Banyak Lowongan Kerja
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
Vespa Gelar Festival Akbar Rayakan 80 Tahun di Roma
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
KSPSI Desak Pemerintah Lindungi Pekerja Hotel Sultan Saat Eksekusi
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
Wamenperin Yakin Indonesia Unggul Ambil Peluang Ekonomi Industri Halal
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
Republik Ceko Hadapi Afrika Selatan di Fase Grup Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
Artotel Group Luncurkan Program Staycation Psikologis untuk Lansia
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
KSPSI Minta Pemerintah Lindungi Pekerja Hotel Sultan Jakarta
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
TNI AL Berangkatkan 100 Calon Awak Kapal Induk ke Italia pada 10 Juli
Kamis / 18-06-2026, 14:37 WIB
Poliban dan ULM Dorong Digitalisasi UMKM Berkat Guru Kapuh
Kamis / 18-06-2026, 14:36 WIB
KJRI Johor Fasilitasi Pemulangan Empat Nelayan WNI dari Malaysia
Kamis / 18-06-2026, 14:36 WIB
Swiss vs Bosnia: Ujian Tak Lebih Sulit dari Qatar bagi Granit Xhaxa cs
Kamis / 18-06-2026, 14:36 WIB
Chery Indonesia Luncurkan Super Hybrid, Biaya Harian Rp13 Ribu untuk 40 Km
Kamis / 18-06-2026, 14:36 WIB
Jeff Bezos: AI Justru Akan Ciptakan Kekurangan Tenaga Kerja
Kamis / 18-06-2026, 14:36 WIB






