Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Tina Wiryawati, mendorong upaya pencegahan bencana longsor di kawasan permukiman Kelurahan Cigadung, Kabupaten Kuningan.

Langkah awal yang diusulkan adalah pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sebagai bagian dari mitigasi bencana.

>>> Kemenperin bantu industri kecil penuhi wajib halal lewat pendampingan

Tina menyampaikan hal tersebut saat melaksanakan kegiatan reses di Kuningan pada Kamis.

Ia mengatakan kebutuhan TPT menjadi perhatian utama setelah menerima laporan dan melihat langsung kondisi longsor di wilayah tersebut.

Menurutnya, tingkat kerusakan yang ditimbulkan cukup serius karena longsor telah mendekati rumah warga sehingga memerlukan penanganan secepatnya.

“Dari informasi dan dokumentasi yang saya terima, kondisi longsor di lokasi tersebut memang membutuhkan penanganan segera,” ujarnya.

Ia menuturkan penanganan awal menjadi hal penting agar dampak longsor tidak meluas dan mengancam lebih banyak bangunan di sekitar lokasi.

“Langkah awal yang perlu dilakukan adalah pembangunan TPT untuk mengurangi risiko yang lebih besar,” katanya.

>>> Ahli Khawatirkan Dampak Cosmeticorexia pada Anak dan Remaja

Perhatian pada Sarana Olahraga dan Pemberdayaan

Selain mitigasi longsor, Tina juga memberikan perhatian pada penyediaan sarana olahraga bagi masyarakat melalui pengadaan lapangan sepak bola untuk Karang Taruna Cigadung.

Ia menyebut proses penyediaan lapangan tersebut sedang berjalan dengan harapan segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

“Fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola dibutuhkan masyarakat. Harapannya sarana ini bisa segera tersedia dan memberikan manfaat bagi anak-anak maupun generasi muda,” ujarnya.

Ia menekankan keberadaan fasilitas olahraga yang memadai dapat mendukung aktivitas positif sekaligus pembinaan bakat olahraga di tingkat daerah.

Tina juga menilai program pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Cigadung perlu disiapkan secara terencana, termasuk melalui pemanfaatan kawasan alun-alun sebagai ruang aktivitas warga.

Ia mengatakan pemberdayaan masyarakat harus dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

>>> SELAMAT! Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Yuriska Patricia di Tengah Laut pada 17 Juni 2026

“Program yang dijalankan perlu memiliki konsep yang jelas dan berkesinambungan sehingga tidak hanya berlangsung sesaat, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” ucap dia.