Pelaksanaan program pembelian kembali saham MBMA ini dijadwalkan bergulir mulai tanggal 17 Juni hingga berakhir pada 16 September 2026.

PT Timah Tbk (TINS) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan nilai sebesar Rp88,18 per lembar saham.

Total anggaran dividen yang dikucurkan mencapai Rp656,82 miliar, merepresentasikan rasio pembagian sebesar 50 persen dari laba bersih entitas induk.

Kebijakan alokasi keuntungan ini telah mengantongi persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Juni 2026.

Performa keuangan TINS sepanjang 2025 membukukan pendapatan Rp11,55 triliun, tumbuh sebesar 6,41 persen dari periode tahun sebelumnya senilai Rp10,86 triliun.

Laba bersih perusahaan ikut terkerek 5,14 persen menjadi Rp1,31 triliun, sementara laba bersih per saham dasar naik menjadi Rp176 dari posisi awal Rp168.

Pada penutupan perdagangan 17 Juni 2026, saham TINS bertengger di harga Rp3.540, memberikan indikasi tingkat imbal hasil dividen atau yield sekitar 2,49 persen.

Manajemen menetapkan batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum date di pasar reguler serta negosiasi pada tanggal 23 Juni 2026.

>>> Pasar Saham Global Variatif, Harga Minyak Dunia Melemah

Proses pendistribusian dan pembayaran dividen tunai TINS kepada para pemegang saham yang berhak dijadwalkan bakal rampung pada tanggal 10 Juli 2026.