Menurut Martinez, gol balasan yang dicetak oleh Kongo sebelum turun minum membuat mentalitas tim lawan meningkat. Hal itu menyulitkan pergerakan Selecao das Quinas di sisa waktu pertandingan.

"Kepercayaan diri yang mereka dapatkan setelah gol itu membuat pertandingan menjadi sangat sulit, tetapi memang seperti itulah yang terjadi di Piala Dunia," lanjut Martinez.

Kendati gagal mengamankan poin penuh, juru taktik asal Spanyol tersebut tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras dan komitmen yang ditunjukkan oleh para pemainnya.

"Saya sangat puas dengan sikap tim. Ini bukan masalah kurangnya komitmen atau semangat.

>>> Mengenal Sejarah dan Makna Tiga Peringatan Penting pada 20 Mei

Kami terus mencoba hingga akhir pertandingan. Kami bisa belajar dan berkembang banyak dari laga ini," kata Martinez.