PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) menggelar rapat pada Rabu (17/6/2026) untuk membahas kewenangan direksi dalam mengalihkan atau menjaminkan aset perusahaan yang nilainya lebih dari 50 persen total kekayaan.

Persetujuan pemegang saham diperlukan untuk memindahtangankan atau menjadikan kekayaan perseroan sebagai jaminan utang dalam jangka waktu satu tahun buku.

>>> Yayan Ruhian Gunakan Busur Panah Jarak Dekat di Film The Furious

Langkah ini diambil guna memfasilitasi kebutuhan pendanaan ataupun refinancing perusahaan jasa logistik tersebut.

Manajemen menyatakan bahwa mata acara rapat membahas wewenang direksi untuk mengalihkan, melepaskan hak, atau menjadikan jaminan utang atas kekayaan LAJU yang nilainya lebih dari 50% dari jumlah kekayaan dalam satu transaksi atau beberapa transaksi yang berkaitan.

Hal ini berlaku untuk jangka waktu satu tahun buku dalam rangka fasilitas keuangan yang diterima perusahaan, ataupun perpanjangan maupun refinancing.

Kinerja Keuangan dan Dividen

Hingga triwulan pertama tahun 2026, total aset LAJU tercatat sebesar Rp 241,93 miliar, terdiri dari ekuitas Rp 135,65 miliar dan liabilitas Rp 106,28 miliar.

>>> Prabowo Panggil Mendiktisaintek ke Hambalang Bahas Mineral Kritis

Pada periode tersebut, perusahaan membukukan pendapatan Rp 48,29 miliar dan laba bersih Rp 1,43 miliar, membaik dari rugi bersih Rp 1,99 miliar pada kuartal I-2025.

Sepanjang tahun 2025, emiten logistik ini mengantongi laba bersih senilai Rp 5,34 miliar, melonjak 181,05 persen secara tahunan.

Berdasarkan perolehan laba tersebut, LAJU memutuskan membagikan dividen tunai dengan total mencapai Rp 319,91 juta atau Rp 0,1488 per saham.

Pada perdagangan Rabu (17/6/2026), harga saham LAJU ditutup menguat 1,72 persen ke level Rp 59 per lembar, menghasilkan yield dividen sekitar 0,25 persen.

>>> Samsung Galaxy XR Resmi Meluncur di Inggris, Pre-order Dibuka

Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 18 Juni 2026, diikuti ex dividen pada 19 Juni 2026, sedangkan pembayaran dividen tunai akan dicairkan pada 9 Juli 2026.