Apple dilaporkan akan membekali seluruh lini iPhone 18 dengan RAM 12GB. Peningkatan ini bertujuan untuk menjalankan fitur kecerdasan buatan Siri AI yang membutuhkan pemrosesan on-device tingkat tinggi.

Keputusan tersebut diambil setelah keterbatasan memori pada iPhone sebelumnya membuat varian standar tidak dapat mengakses model AI paling kuat secara penuh.

>>> Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP Lewat Aplikasi Resmi FolaPlay dan MaxStream

Kapasitas 12GB LPDDR5X diperlukan untuk memberikan suara Siri yang lebih ekspresif dan meningkatkan akurasi dikte.

Informasi dari GSMarena, WCCFTech, dan 9to5Mac menyebutkan bahwa peningkatan spesifikasi ini diprediksi mendorong pengiriman iPhone hingga 250 juta unit pada 2027.

Volume besar pesanan Apple diperkirakan akan memperparah krisis pasokan DRAM global karena menyerap sebagian besar stok dari Samsung, SK hynix, dan Micron.

Meski harga komponen memori sedang melonjak, Apple memilih menanggung biaya peningkatan tersebut. Strategi ini diterapkan untuk mempertahankan harga jual iPhone 18 standar di angka 799 dolar AS.

>>> LG 2026: AI Jadi Otak Seluruh Perangkat Rumah Tangga, Bukan Sekadar Smart TV

Subsidi Silang dari Layanan Apple

Menurut analisis TF International Securities, divisi layanan Apple memiliki bantalan finansial kuat untuk menyerap beban kenaikan harga DRAM.

Strategi subsidi silang ini sengaja diterapkan agar Apple dapat memanfaatkan kondisi pasar dan mengamankan posisi teratas dari kompetitor Android.

Penyediaan RAM besar pada model non-Pro dirancang untuk memperluas adopsi Siri AI. Langkah ini diharapkan mendorong pengguna melakukan upgrade tanpa harus membeli varian Pro yang lebih mahal.

>>> 3 HP Oppo Reno 16 Series Siap Masuk Indonesia, Bawa RAM 12 GB

Varian dasar iPhone 18 dijadwalkan meluncur pada musim semi 2027, bersama iPhone 18e dan iPhone Air 2. Peluncuran ini mendahului jajaran model Pro yang akan diperkenalkan terlebih dahulu.