Produsen otomotif asal China, Chery, membawa robot berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama AiMOGA ke Indonesia.

Robot ini terdiri dari dua jenis, yaitu robot anjing Argos dan robot humanoid Mornine.

>>> Sinopsis Zombieland: Double Tap, Tayang di Bioskop Trans TV 17 Juni 2026

Langkah ini diambil untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi robotika di berbagai sektor.

Mulai dari layanan pelanggan, asisten penjualan di dealer, robot polisi lalu lintas, hingga robot perawat di rumah sakit.

Spesifikasi dan Kemampuan Robot

Robot Mornine memiliki tinggi 167 cm dan berat 70 kg, dengan teknologi 40 degree of freedom (DOF) untuk fleksibilitas gerakan.

Dilengkapi kamera, sensor, LiDAR, serta integrasi model AI seperti ChatGPT dan DeepSeek.

Menurut Sam, Marketing Overseas Chery, Mornine mampu berkomunikasi dalam lebih dari 10 bahasa dan melakukan tugas seperti menyajikan minuman atau memberikan informasi.

Kombinasi teknologi ini memadukan AI, persepsi lingkungan, dan interaksi manusia yang akan terus berkembang.

>>> Maestro Paduan Suara Agustinus Bambang Jusana Meninggal Dunia

Potensi Pasar Indonesia

Chery menilai Indonesia sebagai pasar potensial untuk pengembangan robotika dan AI.

Perusahaan ingin memperkenalkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri lokal dengan memanfaatkan jaringan global di 130 negara.

Robot perawat di rumah sakit dirancang untuk membantu navigasi, mengarahkan pasien, dan memberikan informasi dasar.

Sementara robot polisi lalu lintas bertugas mengatur arus kendaraan untuk mengurangi risiko petugas di lapangan.

Chery juga membuka peluang kolaborasi dengan distributor, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan fasilitas kesehatan.

Saat ini robot Argos dan Mornine belum dipasarkan secara massal, namun pemesanan khusus sudah dibuka.

>>> Pokemon Champions Resmi Tersedia di Playstore, Game RPG Open-World Mobile

Arthur Panggabean, Head of Brand and Marketing Chery Business Unit, menyatakan harga belum dipublikasikan dan dapat dihubungi untuk pengadaan.