Apple dilaporkan telah memulai pengembangan iPhone lipat generasi kedua, meskipun model pertamanya belum resmi diluncurkan.

Langkah ini menunjukkan keseriusan perusahaan asal Cupertino tersebut untuk bersaing di pasar ponsel fleksibel yang selama ini didominasi oleh vendor Android seperti Samsung, Honor, dan Huawei.

>>> Perrie Edwards Buka Suara soal Pedihnya Putus dari Zayn Malik

Informasi yang dikutip dari Medcom menyebutkan bahwa Apple menargetkan peluncuran model kedua setelah debut varian pertama mereka. Bocoran peta jalan produk ini mengarah hingga tahun 2027 mendatang.

Fokus pada Penyempurnaan

Meskipun spesifikasi lengkap belum diumumkan, Apple fokus memperbaiki beberapa kelemahan ponsel lipat masa kini.

Penyempurnaan tersebut meliputi efisiensi konsumsi daya, pematangan fitur multitasking, serta optimalisasi aplikasi pada layar fleksibel.

Generasi pertama iPhone lipat sendiri diprediksi meluncur pada paruh kedua tahun 2026. Perangkat tersebut diperkirakan menggunakan mekanisme lipatan serupa buku seperti lini Samsung Galaxy Z Fold.

>>> Rating TV Nasional per Rabu, 17 Juni 2026: Terikat Janji Kokoh di Puncak, Dominasi Sinetron Belum Tergeser

Rumor industri juga mengindikasikan bahwa Apple berusaha membuat bekas lipatan layar menjadi hampir tidak terlihat.

Selain itu, perangkat premium ini akan dirancang lebih tipis dengan dukungan chipset generasi terbaru dan kapasitas baterai yang besar.

Apple dikenal memiliki strategi untuk tidak terburu-buru merilis kategori produk baru. Perusahaan biasanya mempelajari kekurangan kompetitor terlebih dahulu sebelum meluncurkan perangkat dengan pengalaman pengguna yang lebih matang.

Langkah mempersiapkan penerus sebelum produk pertama dirilis menegaskan bahwa kategori ponsel lipat menjadi bagian penting bagi masa depan lini iPhone.

>>> BSI Lunasi Sukuk Mudharabah Keberlanjutan Rp220 Miliar Tepat Waktu

Pasar smartphone lipat global sendiri diproyeksikan tumbuh pesat dan mampu berkontribusi hingga lebih dari 10 persen dari total nilai pasar pada akhir dekade ini.