"Jadi kalau ditanya target pendapatan, pencatatan kita itu jumlah saham yang kita miliki dikali dengan harga pasar pada tahap tertentu," kata Tri Boewono, Presiden Direktur PALM.

Tri mencontohkan kepemilikan saham di PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) atau PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Keuntungan atau kerugian akan dicatat berdasarkan perbandingan harga pasar saat laporan disusun dengan harga perolehan sebelumnya.

"Jadi kalau misalnya saham yang waktu kita beli Rp 1.000 atau tahun lalunya Rp 1.000, kemudian menjadi Rp 1.500 dan kita masih memiliki saham tersebut, berarti ada keuntungan atau pencatatan kenaikan nilai pasar sebesar Rp 500 per saham dikalikan dengan jumlah saham yang dimiliki.

>>> Kementan Usul Alih Fungsi Kebun Teh Bandung Jadi Lahan Bawang Putih

Jadi agak lain dengan perusahaan dagang, perusahaan manufaktur, dan sejenisnya. Itu yang perlu dipahami," ujar Tri Boewono.