Wahana ekstrem Keranjang Sultan Langit di kawasan wisata Situ Gunung, Kabupaten Sukabumi, mengalami tabrakan antarwahana pada Minggu (14/6).

Insiden itu sempat memicu kepanikan, namun seluruh penumpang dipastikan selamat tanpa luka.

>>> Amanda Manopo Pakai Stagen Tradisional Pasca Caesar, Ini Tips Amannya

Peristiwa tersebut terekam kamera amatir dan viral di media sosial.

Seorang wisatawan asal Jakarta, Abdul Rozak, yang berada di lokasi menuturkan bahwa keranjang dari arah berlawanan berhenti, lalu keranjang di belakangnya maju dan menabrak keranjang di depannya.

Rozak menambahkan bahwa situasi penumpang tetap aman. Ia berharap sistem pengamanan ditingkatkan.

"Alhamdulillah penumpangnya aman selamat semuanya," ujarnya.

Pengelola Bantah Malfungsi Mesin

Pihak pengelola kawasan wisata Suspension Bridge Sukabumi membantah adanya kemacetan mesin atau malfungsi sistem.

>>> IPO SpaceX Dorong Kekayaan Elon Musk Tembus 1 Triliun Dolar AS

Direktur Utama PT Fontis Aqua Vivam, Marcelinus, menjelaskan bahwa gerakan maju-mundur terjadi karena pengunjung tidak sengaja memutar keranjang di sisi kanan, sehingga tersenggol siku.

Manajemen mengklaim selalu memberikan edukasi dan prosedur keselamatan ketat. Benturan tersebut dinilai tidak akan berakibat fatal hingga memutuskan tali baja.

Infrastruktur wahana menggunakan sistem keamanan ganda (double safety) berbasis peralatan panjat tebing standar internasional. Tali sling yang digunakan berdiameter 32 milimeter dan digandakan.

Pengelola juga mendatangkan suku cadang impor berupa karabiner berlisensi resmi yang mampu menahan beban gravitasi ekstrem hingga 2.600 kilogram.

>>> IFG Life Bayar Klaim Asuransi Kredit Rp394 Juta ke Ahli Waris Nasabah Bank Sulselbar

Sebelum dioperasikan, wahana telah melalui pengujian.