BI menegaskan ULN pemerintah dimanfaatkan untuk mendukung sektor produktif.

Profil Utang Didominasi Jangka Panjang

Pemerintah memiliki utang jangka panjang sebesar 99,99 persen dari total instrumen. Secara agregat, portofolio ULN Indonesia ditopang utang jangka panjang dengan proporsi 84,5 persen.

Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) stabil di level 29,6 persen. BI menilai struktur ULN Indonesia tetap sehat dan didukung prinsip kehati-hatian.

Sementara itu, ULN sektor swasta pada April 2026 sebesar 193,2 miliar dollar AS, terkontraksi 0,7 persen (yoy).

Kontraksi ini membaik dibanding Maret 2026 yang minus 1,4 persen.

Penurunan terutama didorong oleh ULN lembaga keuangan yang terkontraksi 5,0 persen (yoy). Mayoritas ULN swasta berasal dari industri pengolahan, jasa keuangan, asuransi, energi gas, dan pertambangan.

>>> Lionel Messi Pimpin Top Skor Piala Dunia 2026 Usai Cetak Hattrick

BI dan pemerintah berkomitmen memperkuat koordinasi pemantauan ULN untuk menjaga stabilitas ekonomi. ULN akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.