Jajaran wali kota, bupati, camat, hingga lurah juga melakukan ziarah di wilayah masing-masing. Total ada 137 titik makam pemuka agama dan habaib yang dikunjungi serentak.

Memasuki waktu ashar, Masjid Fatahillah di Balai Kota DKI Jakarta menjadi lokasi Khotmul Quran pada pukul 15.30 hingga 17.00 WIB.

Acara ini dipimpin oleh ulama terkemuka seperti KH Lutfi Hakim, KH Lukman Hakim Hamid, KH M Mahrus Iskandar, KH Husny Mubarok Amir, dan KH M Sodri.

Khotmul Quran juga melibatkan sekitar 60 santri dari Pondok Pesantren Al-Hamidiyah dan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah.

Puncak acara Haul Akbar berlangsung pukul 17.00 hingga 22.00 WIB di Plaza Selatan Monas. Masyarakat diimbau mengenakan busana muslim bernuansa putih sebagai simbol kesucian dan persatuan.

Panggung religi akan diisi tausiyah, zikir, dan selawat dari Habib Syech bersama tim hadroh, serta penampilan penyanyi Alma Esbeye.

Gubernur Pramono Anung dijadwalkan memberikan pidato tentang pentingnya menjaga kerukunan sosial.

"Ini menjadi bukti bahwa Jakarta terus bertransformasi menjadi kota global tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal," ujar Chico.

>>> Hattrick Messi Bawa Argentina Kalahkan Aljazair 3-0

Pemprov DKI berharap momentum ini mempererat kebersamaan dan menegaskan identitas Jakarta yang inklusif. Warga yang hadir diminta tertib, menjaga kebersihan area Monas, dan menjaga kekhusyukan ritual.