Aliansi BEM Bersatu Sebut Fortuner yang Dipakai Tiyo Ardianto Terdaftar atas Nama Siti Nuraeni

Aliansi Mahasiswa BEM Bersatu menyoroti kendaraan Toyota Fortuner yang digunakan mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, dalam sejumlah aktivitas yang belakangan menjadi perhatian publik.

Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (16/6/2026), kelompok tersebut mengungkap dugaan bahwa kendaraan yang digunakan Tiyo terdaftar atas nama Siti Nuraeni.

Rahmat Djimbula selaku Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Ibnu Chaldun (UIC) menyampaikan bahwa Siti Nuraeni merupakan adik dari Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso.

"Salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu," kata Rahmat dalam konferensi pers tersebut.

Menurut penjelasannya, dugaan itu muncul setelah ditemukan informasi bahwa Fortuner yang digunakan Tiyo disebut terdaftar atas nama Siti Nuraeni. Ia menambahkan, Setyo Sularso diketahui memiliki hubungan keluarga dengan Jenderal TNI (Purn) Andhika Perkasa sebagai besan.

Rahmat juga menyinggung keterlibatan sejumlah tokoh dalam berbagai kegiatan yang diikuti Tiyo Ardianto. Ia menilai kemunculan politikus PDI Perjuangan Andi Widjajanto di tengah massa aksi menjadi salah satu hal yang perlu dicermati.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 17 - 21 Juni 2026

"Dugaan ini diperkuat kehadiran politikus PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah massa aksi," ujarnya.

Selain itu, Rahmat menyebut Tiyo hadir dalam Dialog Nasional Kebangsaan yang berlangsung di Bandung pada 18 Juni 2026 bersama sejumlah tokoh publik, antara lain Said Didu, Roy Suryo, Refly Harun, dan dr Tifa.

"Dalam forum yang sama, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso juga tercatat hadir, menunjukkan adanya jejaring yang patut dicermati," katanya.

Aliansi Mahasiswa BEM Bersatu juga menyampaikan sejumlah sikap dalam kesempatan tersebut.

  • Mendesak sterilisasi gerakan mahasiswa dari pendanaan, fasilitas, maupun bentuk intervensi politik praktis.
  • Mendukung kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan catatan perbaikan tata kelola agar tepat sasaran serta akuntabel.
  • Mendorong pengusutan kasus korupsi secara menyeluruh tanpa pandang bulu dan mengajak mahasiswa mengawal proses hukum secara kritis serta objektif.

Konferensi pers itu turut dihadiri perwakilan sejumlah organisasi mahasiswa, di antaranya Wildan Ricky, Muhammad Yani, Ardi Zulkifly, Ardiansyah, Ahmad Ghazy, Alfi, Rahmat Djimbula, Dicky, Ahmad, serta Rezky Anandar.