Aktivitas Bintang Diduga Rusak Sinyal Radio Alien Sebelum Sampai Bumi
Upaya mencari makhluk cerdas di luar angkasa menghadapi kendala baru.
Aktivitas cuaca antariksa yang ekstrem diduga merusak sinyal radio dari peradaban alien sebelum gelombang tersebut sampai ke Bumi.
>>> Mario Suryo Aji Absen di Moto2 Ceko karena Pemulihan Cedera
Selama ini, proyek Pencarian Kecerdasan Ekstraterestrial (SETI) berfokus pada emisi radio yang sangat sempit dan terkonsentrasi.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan lingkungan di sekitar bintang asal justru mengikis ketajaman sinyal tersebut.
Fluktuasi kepadatan plasma pada angin bintang dan lontaran massa korona menjadi pemicu utama.
Ledakan dahsyat di dekat sumber sinyal menyebarkan energi gelombang radio ke frekuensi yang lebih luas, sehingga mengaburkan lonjakan tajam yang dicari para astronom.
Dampak pada Pencarian SETI
Dr. Vishal Gajjar, astronom di SETI Institute dan penulis utama makalah penelitian, menjelaskan bahwa pencarian SETI sering dioptimalkan untuk sinyal yang sangat sempit.
Jika sinyal diperlebar oleh lingkungan bintangnya, sinyal tersebut bisa merosot di bawah ambang deteksi.
>>> MUI Jelaskan Anjuran Shalat Hajat untuk Umat Islam
Tim peneliti menganalisis fenomena ini menggunakan data transmisi radio dari wahana antariksa di tata surya. Efek plasma turbulen kemudian diterapkan untuk memodelkan kondisi di sistem bintang lain.
Dampak pelebaran sinyal sangat signifikan pada bintang kerdil-M, yang mendominasi galaksi Bimasakti dengan populasi sekitar 75 persen.
Temuan ini diproyeksikan mengubah strategi perancangan metode deteksi teknologi asing di masa depan.
Grayce C.
Brown, asisten peneliti di SETI Institute, menambahkan bahwa dengan mengkuantifikasi bagaimana aktivitas bintang mengubah bentuk sinyal, pencarian dapat dirancang lebih sesuai dengan apa yang tiba di Bumi.
>>> Klausul Performa Hantui Thomas Tuchel Bersama Timnas Inggris Jelang Piala Dunia 2026
Riset ini didukung oleh program STRIDE dari SETI Institute yang didanai melalui Franklin Antonio Bequest.
Update Terbaru
Kemenhub Usulkan Tambahan Anggaran Rp 20,11 Triliun untuk 2027
Rabu / 17-06-2026, 12:49 WIB
BCA Terapkan Prinsip Kehati-hatian untuk Jaga Kualitas Kredit
Rabu / 17-06-2026, 12:49 WIB
BTS Tambah Konser di Jakarta, War Tiket 19 Juni
Rabu / 17-06-2026, 12:48 WIB
Tarif Impor Trump Dikhawatirkan Tekan Pasar Saham Domestik
Rabu / 17-06-2026, 12:48 WIB
Universitas Brawijaya Terapkan Hari Bebas Kendaraan Setiap Jumat
Rabu / 17-06-2026, 12:48 WIB
BCA Terapkan Manajemen Risiko Disiplin untuk Jaga Kualitas Kredit
Rabu / 17-06-2026, 12:48 WIB
PPATK Ajukan Tambahan Anggaran Rp 516,4 Miliar untuk Perkuat Pemberantasan Judi Online
Rabu / 17-06-2026, 12:48 WIB
Infantino Bela Kebijakan Visa AS, Puji Antusiasme Penonton Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 12:45 WIB
Ramalan Zodiak Cinta: Tips Jaga Hubungan Tetap Harmonis
Rabu / 17-06-2026, 12:45 WIB
Kementerian ESDM Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun
Rabu / 17-06-2026, 12:44 WIB
Pendaftaran SPMB Jabar Tahap 1 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jalurnya
Rabu / 17-06-2026, 12:44 WIB
Ramalan Zodiak Cinta: Tips Jaga Keharmonisan Hubungan Asmara
Rabu / 17-06-2026, 12:44 WIB
Ilmuwan Rekam Video Pertama Hiu Goblin di Habitat Alami Pasifik
Rabu / 17-06-2026, 12:44 WIB
Cara Menonton Piala Dunia 2026 Melalui MAXStream dan Folaplay
Rabu / 17-06-2026, 12:44 WIB






