Ahli Astrofisika Ragu Protokol Kontak Alien PBB Bakal Terwujud
Prof. Michael Garrett, direktur Jodrell Bank Centre for Astrophysics, meragukan protokol kontak pertama dengan alien yang dirancang PBB akan benar-benar diterapkan.
Menurutnya, realisasi prosedur di lapangan sangat bergantung pada karakteristik sinyal dan kemampuan manusia menerjemahkan pesan.
>>> Jejak Brad Pitt di Anak-anaknya Terancam Makin Hilang
Protokol yang Ada Diragukan
Lembaga SETI telah merancang protokol khusus untuk menangani kontak pertama. Langkah awal adalah verifikasi sinyal oleh observatorium independen.
Proses penemuan tanda kehidupan alien harus dijaga kerahasiaannya hingga diverifikasi lebih luas. Pemerintah negara pendeteksi dan PBB akan menerima laporan sebelum informasi dibuka ke publik.
"Apakah protokol tersebut akan benar-benar diterapkan, saya sedikit ragu," ungkap Garrett.
Kemungkinan Alien Menyembunyikan Diri
Garrett menyebut peradaban alien kemungkinan jauh lebih maju dari manusia. Mereka bisa saja menyembunyikan diri dari deteksi saat ini.
"Saya rasa Anda tidak bisa mengesampingkan skenario semacam itu," ujarnya.
Persoalan Otoritas Bumi
Muncul persoalan siapa yang berhak mengirim pesan balasan atas nama planet Bumi. Garrett menekankan pentingnya keterlibatan PBB, meski saat ini PBB belum memiliki pandangan resmi.
>>> Reaktor Fusi EAST China Berhasil Lampaui Batas Kepadatan Plasma
"Akan ada kelompok penggemar dan amatir yang mengirim sinyal. Namun apa yang memberi hak kelompok, individu, atau negara mengirim pesan atas nama planet?"
katanya.
Dampak Penemuan Alien
Penemuan kehidupan cerdas di luar bumi berpotensi mengubah cara pandang manusia. Reaksi masyarakat tergantung pada jarak peradaban asing tersebut.
"Jika alien berada di Tata Surya, orang akan khawatir. Namun jika di sisi lain galaksi, orang justru antusias," cetus Garrett.
Ia menambahkan, beberapa organisasi keagamaan mungkin perlu mengubah doktrin, tetapi sebagian besar agama cukup adaptif.
>>> Robot Humanoid Mulai Bertempur di Ukraina, Picu Kontroversi Global
"Saya ingin percaya bahwa penemuan peradaban lain akan mempercepat kedewasaan politik, etika, dan moralitas kita," pungkasnya.
Update Terbaru
Insomniac Games Pamer Trailer Gameplay Marvel’s Wolverine di State of Play
Rabu / 03-06-2026, 10:35 WIB
BYD M6 DM Resmi Meluncur 2026, Harga MPV Listrik Terbaru Ini Masih Rahasia
Rabu / 03-06-2026, 10:35 WIB
Jadwal Resmi Pra Pendaftaran SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD-SMP
Rabu / 03-06-2026, 10:35 WIB
Inter Milan Pastikan Gelar Juara Serie A Usai Kalahkan Parma 2-0
Rabu / 03-06-2026, 10:30 WIB
Mendikti Tutup 122 Prodi Sepanjang 2026, Begini Nasib Mahasiswanya
Rabu / 03-06-2026, 10:30 WIB
Daftar 10 Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026, Ada Kejutan!
Rabu / 03-06-2026, 10:30 WIB
Klasemen MPL S17 Week 6: Onic Lolos Playoff, RRQ Hoshi Bangkit
Rabu / 03-06-2026, 10:25 WIB
Kisah Francesca Sofia Novello, Mantan Umbrella Girl yang Jadi Pelabuhan Terakhir Valentino Rossi
Rabu / 03-06-2026, 10:25 WIB
Bungkam Myanmar 3-0, Timnas Indonesia U-19 Resmi Kantongi Modal Hadapi Vietnam di AFF 2026
Rabu / 03-06-2026, 10:25 WIB
Michael Carrick Tepis Spekulasi Manajer Permanen Manchester United
Rabu / 03-06-2026, 10:20 WIB
Premi Unitlink Tumbuh 4,1% Jadi Rp17,17 Triliun, Produk Asuransi Terbaru Ini Makin Diminati Masyarakat
Rabu / 03-06-2026, 10:20 WIB
Indonesia Impor 2,5 Ton Emas pada April 2026, Australia Jadi Pemasok Utama
Rabu / 03-06-2026, 10:20 WIB
Nvidia Luncurkan Superchip RTX Spark untuk Laptop Windows di Computex 2026
Rabu / 03-06-2026, 10:17 WIB
Daftar Harga 10 Mobil Listrik Terbaru per Juni 2026
Rabu / 03-06-2026, 10:17 WIB






