Reaktor fusi Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) milik China mencatat terobosan penting. Reaktor yang dijuluki "matahari buatan" ini berhasil mengoperasikan plasma dengan kepadatan tinggi melampaui batas Greenwald.

Batas Greenwald selama puluhan tahun menjadi hambatan utama fusi nuklir. Plasma yang mendekati limit ini berisiko kehilangan stabilitas dan merusak reaktor.

>>> Robot Humanoid Mulai Bertempur di Ukraina, Picu Kontroversi Global

Dalam eksperimen terbaru, EAST mempertahankan stabilitas plasma pada rentang 1,3 hingga 1,65 kali di atas batas Greenwald.

Keberhasilan ini memicu harapan baru bagi pengembangan reaktor fusi masa depan.

Terobosan Melampaui Batas Greenwald

Sebelumnya, batas Greenwald dianggap mustahil dilewati. Namun, tim peneliti EAST membuktikan plasma tetap terkendali di atas batas tersebut.

Mereka menerapkan kombinasi teknik khusus sejak fase awal pembentukan plasma. Metode Electron Cyclotron Resonance Heating (ECRH) digunakan sebagai pemanasan tambahan.

Pengaturan volume gas awal juga diposisikan secara presisi lewat teknik pre-charged synergistic start-up. Langkah ini menjaga area tepi plasma yang rentan mengalami gangguan stabilitas.

Optimalisasi dilakukan pada dinding reaktor EAST yang bermaterial logam penuh. Pendekatan ini meminimalkan pelepasan partikel pengotor dari dinding reaktor.

Dukungan Teori Baru

Keberhasilan eksperimen didukung model teoritis baru bernama Plasma-Wall Interaction Self-Organisation (PWSO). Teori ini dirancang oleh Institute of Plasma Physics (ASIPP) di bawah Chinese Academy of Sciences.

>>> Backrooms Cetak Rekor Debut Box Office untuk Horor Orisinal

Model PWSO menguraikan pengaruh interaksi plasma dan dinding reaktor terhadap batas kepadatan. Hasil studi mengungkap radiasi di wilayah batas plasma memegang peran vital dalam memicu limit Greenwald.

Melalui kendali pada faktor tersebut, plasma pada EAST berhasil diarahkan ke wilayah baru yang disebut "density-free region". Data operasional menunjukkan akurasi tinggi dengan prediksi teori PWSO.