Sebanyak enam saham tercatat memasuki periode cum dividen di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 17 Juni 2026.

Investor yang ingin mendapatkan hak dividen harus membeli saham tersebut sebelum perdagangan ditutup pada tanggal tersebut.

>>> Norwegia Hajar Irak 4-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Keenam emiten itu adalah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM), dan PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED).

Dari seluruh daftar, TLKM mencatatkan potensi dividend yield tertinggi sebesar 7,58% dengan dividen Rp 222,08 per saham dan harga penutupan Rp 2.930 pada 15 Juni 2026.

ELSA menyusul dengan yield 7,26% dari dividen Rp 44,29 per saham dan harga Rp 610.

ISSP menawarkan dividen Rp 20 per saham dengan yield 5,15%, sementara PTSN memberikan dividen Rp 7,04 per saham dengan yield 3,01%.

KBLM membagikan Rp 7 per saham (yield 2,45%), dan OMED Rp 4,08 per saham (yield 2,02%).

>>> Pemko Batam Selidiki Dugaan Kebocoran Data Pendaftar SPMB

Jadwal Pembagian Dividen Tunai

Setiap emiten telah menetapkan jadwal cum dividen, ex dividen, recording date, dan tanggal pembayaran.

Cum dividen untuk semua saham berlangsung pada 17 Juni 2026, diikuti ex dividen pada 18 Juni 2026.

Recording date ditetapkan pada 19 Juni 2026 untuk seluruh emiten.

Pembayaran dividen TLKM dan ISSP dijadwalkan pada 10 Juli 2026, ELSA dan KBLM pada 8 Juli 2026, OMED pada 9 Juli 2026, dan PTSN pada 26 Juni 2026.

Potensi yield TLKM dan ELSA yang di atas 7% lebih tinggi dari rata-rata suku bunga deposito perbankan saat ini.

>>> Grok 4.20 dan GPT 5.4 Pro Raih Skor IQ Tertinggi dalam Uji AI 2026

Namun, investor tetap perlu mencermati fundamental perusahaan, prospek bisnis, dan risiko koreksi harga saat ex dividen.