Sesi perdagangan Senin menjadi momen transaksi penuh pertama setelah perdagangan perdana Jumat hanya berlangsung empat jam.

>>> Pendaftaran SPMB SMA/SMK Negeri Jateng 2026 Dibuka, Ini Jadwalnya

Keberhasilan IPO ini menempatkan pendiri SpaceX, Elon Musk, sebagai orang pertama dengan kekayaan bersih melampaui satu triliun dolar AS.

Kekayaannya kini lebih dari tiga kali lipat dibandingkan Larry Page, pendiri Google yang menjadi orang terkaya kedua.

Pasca-IPO, fokus investor kembali ke dinamika geopolitik dan makroekonomi. Kesepakatan AS-Iran membuka Selat Hormuz pekan ini memicu penguatan pasar modal.

Indeks S&P 500 naik 1,7 persen, sementara Nasdaq 100 menguat lebih dari 3 persen.

Pasar juga menanti pertemuan Federal Reserve pada Rabu yang akan diikuti konferensi pers ketua baru, Kevin Warsh.

"Kondisi makroekonomi tampaknya bergerak ke arah yang semakin menguntungkan," kata Angelo Kourkafas dari Edward Jones.

"Potensi peluang tampaknya semakin meluas seiring penurunan imbal hasil dan meredanya kekhawatiran pelonggaran kebijakan The Fed," lanjutnya.

Hal itu mungkin mendorong investor melihat bagian pasar yang memiliki potensi mengejar ketertinggalan.

Antisipasi Volatilitas dan Kontrak Opsi

Pengamat pasar memperkirakan potensi volatilitas harga dan tekanan jual dalam beberapa bulan ke depan.

Hal ini seiring berakhirnya masa lock-up pasca-IPO yang memungkinkan saham investor awal dan karyawan diperdagangkan bebas.

"Yang menurut saya akan menarik adalah ketika dorongan permintaan ritel mereda," kata Gokhman.

"Apa yang terjadi saat mereka mulai menghadapi tekanan dari investor institusional dan karyawan yang mulai menjual setelah periode lockup berakhir?"

>>> El Al Gandeng Starlink Sediakan Internet Gratis di Pesawat

Perdagangan kontrak opsi untuk SpaceX dijadwalkan mulai Selasa di bursa utama seperti Cboe Global Markets dan Nasdaq Inc. Bursa lain seperti Miami International Holdings dan NYSE ditargetkan menyusul pada awal pekan depan.