Selanjutnya, sebanyak 188 aset berupa tanah dan bangunan dialokasikan untuk menyokong pendirian 16 Sekolah Garuda.

Enam Sekolah Garuda dari total target tersebut tercatat telah mendapatkan dukungan pengelolaan aset senilai Rp282,42 miliar.

>>> IHSG Berpotensi Sentuh 7500 di Akhir 2026 Jika Sentimen Global Membaik

Sektor pemenuhan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis memperoleh sokongan berupa 353 tanah dan bangunan dari pemerintah.

Hingga saat ini, sebanyak 122 aset di antaranya telah mengantongi persetujuan sewa dengan nilai proporsional mencapai Rp202,48 miliar.

Dukungan untuk program tiga juta rumah dilakukan lewat penetapan lokasi aset di 10 titik dengan total luas mencapai 138,85 hektar.

Langkah ini dikombinasikan dengan investasi pemerintah pada program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan 2025 untuk mendanai 278 ribu unit rumah.

Pengembangan ekonomi desa melalui Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih didukung oleh pemanfaatan 92 aset tanah dan bangunan milik negara.

Sebanyak 15 aset telah mendapatkan lampu hijau pemanfaatan senilai Rp27,19 miliar, sementara 77 aset senilai Rp4,6 triliun masih diproses.

Pada sektor lingkungan, Satgas Penertiban Kawasan Hutan berhasil mengambil alih kembali lahan hutan seluas 5.889.141,31 hektar.

Sektor pertahanan mencatat pengoperasian 11 Komando Daerah Militer dari target 22 Kodam, dengan sokongan 11 aset tanah senilai Rp654,42 miliar.

Program ketahanan pangan turut diperkuat dengan alokasi 29 aset, di mana empat di antaranya bernilai Rp26,05 miliar telah disetujui.

Sementara itu, sebanyak 25 aset ketahanan pangan lainnya dengan potensi nilai Rp1,18 triliun masih berada dalam proses administrasi.

>>> Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Hartadinata Turun 16 Juni 2026

Kementerian Keuangan juga menyelaraskan regulasi melalui penerbitan KMK-31/MK/KN/2026 dan KEP-13/KN/2026 untuk mendukung legalitas program strategis nasional.