Ia menjelaskan langkah tersebut dilakukan karena masih banyak persoalan tanah wakaf yang muncul di masyarakat.

Pemprov Jateng bersama berbagai pihak terus memperkuat sosialisasi agar tanah wakaf memiliki kepastian hukum.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa momentum Tahun Baru Islam menjadi pengingat untuk terus memperkuat persatuan dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

"Hijrah yang kita lakukan adalah bagaimana menciptakan Jawa Tengah menjadi rukun, guyub, ora tukaran, ora terpecah belah dalam rangka menghadapi apa pun yang terjadi sekarang," katanya.

>>> Panduan Build Hotori Neverness to Everness: Arc, Cartridge, dan Tim Terbaik

Pada kesempatan itu, selain penyerahan sertifikat tanah wakaf, juga dilakukan pemberian santunan pendidikan kepada anak yatim piatu dan bantuan sembako untuk panti asuhan.