Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengusulkan pagu anggaran sebesar Rp10,6 triliun untuk tahun 2027.

Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI pada Jumat (12/6/2026).

>>> Kenali Enam Sikap Anak yang Menandakan Pola Asuh Berhasil

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menjelaskan bahwa alokasi anggaran mengikuti arahan Surat Edaran Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Porsi terbesar, yaitu Rp7,31 triliun atau 68,9 persen, dialokasikan untuk program dukungan manajemen.

Selain itu, anggaran sebesar Rp2,56 triliun atau 24,2 persen dialokasikan untuk program pengelolaan dan pelayanan pertanahan.

Sementara itu, program penyelenggaraan penataan ruang mendapat jatah Rp724 miliar atau sekitar 6,8 persen.

>>> Rupiah Menguat ke Rp17.935 per Dolar AS pada 12 Juni 2026

Nusron Wahid menambahkan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan layanan pertanahan, mempercepat Program Strategis Nasional (PSN), dan memperkuat tata ruang.

Kementerian juga mengajukan tambahan anggaran Rp3,23 triliun untuk belanja pegawai, penyusunan RDTR, rehabilitasi pascabencana, dan program tiga juta rumah.

Komisi II DPR RI memberikan respons positif terhadap usulan tersebut.

>>> Rupiah dan Won Menguat Terhadap Dolar AS pada 10 Juni 2026

Wakil Ketua Komisi II Dede Yusuf menyatakan dukungan penuh dan akan membahasnya lebih lanjut dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat mendatang.