Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengusulkan pagu anggaran kementeriannya sebesar Rp10,61 triliun untuk Tahun Anggaran 2027.

Usulan tersebut disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

>>> Portugal Hadapi RD Kongo di Laga Perdana Grup K Piala Dunia 2026

Alokasi dana itu dirancang untuk mendukung operasional kementerian, memperkuat layanan pertanahan, mempercepat program strategis nasional, serta meningkatkan kualitas penataan ruang di berbagai daerah.

Tiga Fokus Program Utama

Kementerian ATR/BPN membagi pagu indikatif 2027 ke dalam tiga fokus program utama berdasarkan Surat Edaran Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Program dukungan manajemen mendapat alokasi Rp7,31 triliun, pelayanan pertanahan Rp2,56 triliun, dan penataan ruang Rp724 miliar.

"Sesuai Surat Edaran Menteri PPN/Kepala Bappenas, pagu indikatif ATR/BPN tahun 2027 akan difokuskan pada program dukungan manajemen, pengelolaan dan pelayanan pertanahan, serta penyelenggaraan penataan ruang," kata Nusron.

Selain pagu indikatif, Kementerian ATR/BPN mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp3,23 triliun.

Dana tambahan itu direncanakan untuk membiayai belanja pegawai, penyusunan Rencana Detail Tata Ruang, rehabilitasi pascabencana, serta percepatan program pembangunan tiga juta rumah.

>>> Bitcoin Melonjak ke Level Tertinggi Usai Kesepakatan Damai AS dan Iran

"Ini sifatnya usulan, kalau disetujui alhamdulillah," ujar Nusron.

Nusron juga memaparkan realisasi anggaran kementerian per 6 Juni 2026 yang telah menyerap dana Rp3,18 triliun atau mencapai 36,23 persen dari total pagu anggaran Rp8,79 triliun.

"Penyerapan anggaran Kementerian ATR/BPN per 6 Juni 2026 mencapai 36,23 persen. Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025," jelas Nusron.

Realisasi penyerapan anggaran tersebut mengalami kenaikan 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan angka 35,40 persen.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja dan realisasi penyerapan anggaran Kementerian ATR/BPN.

"Komisi II DPR RI mendukung usulan tambahan anggaran tersebut dan akan membahasnya lebih lanjut dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat berikutnya," kata Dede Yusuf.

>>> Tanaman Berbunga di Pekarangan Rumah Ciptakan Ekosistem Alami

Komisi II DPR RI secara resmi menerima penyampaian pagu indikatif RAPBN 2027 dan menjadwalkan pembahasan mendalam mengenai usulan tambahan anggaran Rp3,23 triliun.