Bupati Temanggung Agus Setyawan menyebutkan terjadi pergeseran pola konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamax ke Pertalite di wilayahnya.

Tren ini terutama terlihat pada kendaraan roda dua.

>>> Pasar Johar Terus Dikembangkan Jadi Pusat Perdagangan Semarang

Agus mengatakan, berdasarkan informasi dari Pertamina, pasokan dan distribusi BBM di Temanggung masih terkendali. Stok BBM subsidi jenis Pertalite dinilai mencukupi meskipun permintaan meningkat.

"Memang terdapat pergeseran pola konsumsi dari Pertamax ke Pertalite, khususnya kendaraan roda dua, namun pasokan hingga kini tetap terjaga," ujarnya di Temanggung, Selasa.

Ia mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan BBM bersubsidi secara bijak. Hal ini penting agar ketersediaan tetap terjaga.

Kuota BBM subsidi untuk Kabupaten Temanggung mencapai 84.665 kiloliter (KL) per tahun atau sekitar 7.000 KL per bulan.

>>> Pratinjau Irak vs Norwegia: Ujian Pertama Ketajaman Erling Haaland

Jumlah tersebut dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan di tingkat konsumen.

Terkait operasional pemerintahan, Agus menyebut anggaran BBM untuk kendaraan dinas masih dalam pagu yang ditetapkan. Namun, seluruh organisasi perangkat daerah diminta melakukan penghematan.

>>> Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran di Bekasi, 18 Remaja Diamankan

Pengelolaan kendaraan dinas dilakukan secara selektif sesuai kebutuhan tugas. Dengan demikian, pelayanan pemerintahan tetap optimal tanpa menambah beban anggaran daerah.