Kurs Rupiah Stagnan Rp17.712 per Dolar AS Jelang Rapat Bank Sentral
>>> Vozinha Jadi Pahlawan, Cape Verde Tahan Imbang Spanyol 0-0 di Piala Dunia 2026
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai bahwa rangkaian kebijakan taktis pemerintah ini memiliki potensi untuk mendorong penguatan rupiah lebih lanjut menuju kisaran Rp17.500 per dolar AS pada pekan depan.
"Pasar mulai melihat bahwa otoritas ekonomi Indonesia bersedia mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan memulihkan kepercayaan investor," urai Fakhrul.
Indikator pulihnya kepercayaan investor ini diperkirakan baru akan tercermin secara riil pada sesi perdagangan domestik esok hari, Rabu (17/6).
Sebab, pada hari ini pasar keuangan dalam negeri ditutup operasionalnya demi memperingati hari libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.
Kendati demikian, proyeksi penguatan menuju level Rp17.500 tersebut tetap harus dilihat dalam konteks makro yang lebih luas, mengingat dinamika eksternal seperti kebijakan moneter global masih memegang peranan penting.
Sebelum memasuki masa libur perdagangan domestik, mata uang rupiah tercatat menunjukkan performa yang sangat impresif hingga penutupan sesi perdagangan Senin (15/6).
Rupiah bahkan sukses memimpin penguatan dan menjadi mata uang dengan performa paling tangguh di antara jajaran mata uang negara Asia lainnya.
Berdasarkan rujukan data pasar dari Bloomberg, pada penutupan awal pekan kemarin rupiah bertengger di posisi Rp17.708 per dolar AS.
Angka tersebut menunjukkan apresiasi yang signifikan dengan penguatan sebesar 152 poin atau sekitar 0,85 persen dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya yang sempat tertahan di level Rp17.860 per dolar AS.
>>> Prospek Reksadana Dolar AS Masih Menarik untuk Diversifikasi Portofolio
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengonfirmasi bahwa tren penguatan tajam mata uang lokal tersebut didorong oleh hadirnya sentimen positif global, terutama setelah adanya pernyataan resmi perdamaian dari Presiden AS Donald Trump dengan pihak otoritas Iran yang meredakan ketegangan geopolitik internasional.
Update Terbaru
Bocoran Vivo T5 Lite 5G: Baterai 6500mAh, Layar 120Hz, Dimensity 6300
Selasa / 16-06-2026, 16:00 WIB
Galaxy S26 Terima Pembaruan One UI 9.0 Beta Ketiga dengan Perbaikan Bug
Selasa / 16-06-2026, 16:00 WIB
Pembuatan Kiswah Ka'bah dengan Teknologi Canggih Rampung
Selasa / 16-06-2026, 16:00 WIB
Meta Luncurkan Mode AI di Facebook, Andalkan Data Unggahan Pengguna
Selasa / 16-06-2026, 16:00 WIB
Teheran Tegaskan Israel Terikat dalam Kesepakatan Damai AS-Iran
Selasa / 16-06-2026, 15:59 WIB
Kapal Portugis Berusia 500 Tahun Bermuatan Emas Ditemukan di Gurun Namibia
Selasa / 16-06-2026, 15:56 WIB
Bukti Baru Kaitkan Virus Umum dengan Penyakit Alzheimer
Selasa / 16-06-2026, 15:56 WIB
Kucing Lebih Pintar dari yang Anda Kira: Beberapa Trah Bisa Belajar Trik Seperti Anjing
Selasa / 16-06-2026, 15:54 WIB
Aturan Emas Nikmati Manisan Tanpa Lonjakan Gula Darah
Selasa / 16-06-2026, 15:54 WIB
Hangtuah Jakarta Lepas Pelatih dan Kapten Tim untuk Persiapan IBL 2027
Selasa / 16-06-2026, 15:54 WIB
Kupu-Kupu Terberat di Dunia Ternyata Bersembunyi di Australia
Selasa / 16-06-2026, 15:53 WIB
Travel ke 190+ Negara dengan Biaya Kurang dari €4? Ini Caranya
Selasa / 16-06-2026, 15:53 WIB
Robot Kini Bersekolah di China untuk Kuasai 45 Keterampilan
Selasa / 16-06-2026, 15:53 WIB
Efek Kafein pada Otak Saat Tidur: Lebih Waspada, Kurang Pulih
Selasa / 16-06-2026, 15:52 WIB






