Tim nasional Cape Verde sukses menahan imbang Spanyol dengan skor 0-0 pada laga Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Senin (15/6/2026).

Hasil mengejutkan ini membuat Spanyol yang berada di peringkat ketiga FIFA gagal mencetak gol.

>>> Prospek Reksadana Dolar AS Masih Menarik untuk Diversifikasi Portofolio

Kiper Vozinha menjadi bintang utama dengan mencatatkan tujuh penyelamatan penting sepanjang pertandingan. Penampilan apiknya mengantarkan pemain berusia 40 tahun itu meraih gelar pemain terbaik atau MVP.

Vozinha juga menorehkan rekor sebagai kiper tertua yang berhasil mencatat cleansheet pada laga debutnya di ajang Piala Dunia.

Ketangguhan lini pertahanan Cape Verde yang berada di peringkat 64 FIFA didukung oleh kemampuannya mengamankan tiga bola udara di area penalti.

Ucapan Haru Sang Kiper

Selepas pertandingan, Vozinha yang bermain untuk klub Portugal Chaves mengungkapkan rasa harunya. "Ini adalah pesan terima kasih untuk semua orang di Cape Verde.

>>> Laga Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026 Diwarnai Protes Politik

Kami sangat bahagia setelah ini. Tim ini telah bekerja keras untuk bisa mencapai momen ini.

Ini adalah hari yang membanggakan dan memuaskan," kata Vozinha.

Momen emosional tersebut diwarnai rasa sedih karena sang penjaga gawang tidak dapat merayakan keberhasilan bersejarah ini bersama keluarganya di stadion.

"Saya menangis setelah pertandingan karena saya dibesarkan oleh kakek dan nenek saya saat kecil. Kini mereka sudah tidak ada lagi.

>>> Indosat, Adobe, dan Kemenekraf Perluas Akses AI untuk Kreator Lokal

Ibu saya juga tidak bisa hadir karena masalah visa dan biaya. Kami tidak sempat menyelesaikan semuanya tepat waktu," ujarnya.