Harga Bitcoin kembali mencatatkan kenaikan signifikan pada Selasa, 16 Juni 2026.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap, nilai aset kripto ini mencapai 66.281,73 dollar AS atau sekitar Rp 1,173 miliar (kurs Rp 17.709).

>>> Harga Emas Antam di Palembang Naik Rp18.000, Tembus Rp2.729.000 per Gram

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin naik 0,96 persen. Sementara itu, dalam sepekan terakhir harganya tumbuh 5,74 persen.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini mencapai 1,27 triliun dollar AS atau setara Rp 23,367 triliun. Rata-rata kenaikan per 24 jam tercatat 1,35 persen.

Sebelumnya, pada Senin 15 Juni 2026 pukul 04.40 WIB, harga Bitcoin sempat turun ke 65.479,69 dollar AS.

Namun, hanya dalam empat jam kemudian harganya melonjak ke 66.858,67 dollar AS.

Meredanya Ketegangan AS-Iran Jadi Katalis

Faktor geopolitik menjadi pendorong utama reli Bitcoin kali ini. Kesepakatan damai AS-Iran yang diumumkan pada 15 Juni 2026 meredakan ketegangan global.

>>> Harga Emas Antam Stagnan pada Hari Libur 1 Muharram

Presiden Trump mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz. Langkah ini menurunkan harga minyak mentah Brent dan mengurangi kekhawatiran inflasi.

Penurunan tekanan inflasi dan imbal hasil obligasi mendorong investor beralih ke aset berisiko seperti Bitcoin.

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin naik 0,91 persen menjadi 66.346,57 dollar AS.

Para analis menilai bahwa meredanya ketegangan geopolitik meningkatkan likuiditas pasar.

>>> Spanyol Imbang Tanpa Gol Lawan Tanjung Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Hal ini membuka peluang bagi Bitcoin untuk kembali ke level sebelum konflik, yang sempat menyentuh 70.000 dollar AS.