Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan penguatan signifikan. Lonjakan ini dipicu oleh meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup melesat 4,12 persen atau naik 247 poin ke level 6.254,96 pada Senin (15/6/2026).

>>> Marius Borg Høiby Divonis Empat Tahun Penjara Terkait Kasus Pemerkosaan

Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak konsisten di zona hijau. IHSG sempat menyentuh level terendah 6.118 dan tertinggi di angka 6.345.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 54,61 miliar lembar dengan nilai transaksi total Rp 30,14 triliun.

>>> DJI Osmo Pocket 4P Resmi Meluncur dengan Kamera Ganda 1 Inci dan Tele 60mm

Sebanyak 603 saham berhasil menguat, sementara 125 saham mengalami koreksi dan 90 saham stagnan.

Meskipun IHSG mencatat reli kuat, investor asing masih melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 105,86 miliar di seluruh pasar.

>>> Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026 dan Syarat Pengajuannya

Namun, beberapa saham tetap menjadi target beli bersih asing di tengah momentum kenaikan ini.