Marius Borg Høiby, putra dari calon ratu Norwegia Mette-Marit, resmi dijatuhi hukuman empat tahun penjara.

Pengadilan menyatakan pria berusia 29 tahun itu terbukti bersalah atas dua dari empat tuduhan pemerkosaan.

>>> DJI Osmo Pocket 4P Resmi Meluncur dengan Kamera Ganda 1 Inci dan Tele 60mm

Marius didakwa melakukan pelecehan seksual terhadap empat wanita antara tahun 2018 dan 2024. Para korban dilaporkan dalam kondisi tidur atau tidak mampu melawan.

Ia tidak menghadiri sidang putusan secara langsung karena alasan kesehatan. Namun, Marius mengikuti persidangan melalui sambungan video.

Jaksa penuntut sebelumnya menuntut hukuman tujuh bulan penjara. Sementara itu, pengacara pembela meminta hukuman 18 bulan dan mengajukan banding sebelum vonis final empat tahun ditetapkan.

Kasus Kekerasan dan Tuduhan yang Tidak Terbukti

Marius juga dinyatakan bersalah atas tindakan kekerasan terhadap mantan kekasihnya, influencer Nora Haukland. Ia terbukti menyebabkan luka serius pada pasangannya yang lain.

Aksi kekerasan terjadi di apartemen di kawasan Frogner, Oslo, tempat ia ditangkap pada Agustus 2024. Ia juga menghadapi dakwaan pelanggaran perintah penahanan, kasus narkoba, dan penyerangan.

>>> Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026 dan Syarat Pengajuannya

Dua tuduhan pemerkosaan lainnya dinyatakan tidak terbukti.

Dakwaan yang gugur itu terkait insiden di hotel Oslo pada November 2024 dan di Kepulauan Lofoten pada 2023.

Kasus ini dinilai menodai reputasi keluarga kerajaan Norwegia, meskipun Marius bukan anggota dinasti langsung.

Ibunya, Mette-Marit, menikah dengan Putra Mahkota Haakon saat Marius berusia empat tahun dan ia dibesarkan di istana.

>>> Studi Nature: Krisis Replikasi Ilmu Sosial Ancam Kebijakan Publik

Mette-Marit saat ini mengidap fibrosis paru dan masuk daftar tunggu transplantasi paru-paru. Kondisi kesehatannya yang menurun membuat pengacara berulang kali memohon pembebasan Marius agar bisa mendampingi ibunya.