Achraf Hakimi Hadapi Persidangan Kasus Pemerkosaan di Prancis
Hakim instruksi di Nanterre, Prancis, memutuskan untuk memproses kapten tim nasional Maroko, Achraf Hakimi, ke persidangan umum terkait dugaan pemerkosaan terhadap seorang perempuan berusia 24 tahun pada Februari 2023.
Keputusan itu diumumkan saat bek kanan Paris Saint-Germain (PSG) ini bersiap memimpin negaranya menghadapi Brasil dalam laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 pada Sabtu malam, 13 Juni 2026.
>>> TVRI Nasional Siarkan 104 Pertandingan Piala Dunia 2026 Gratis
Penyelidikan resmi oleh Kejaksaan Nanterre bermula setelah korban melaporkan tindakan kekerasan seksual di kediaman Hakimi di Boulogne-Billancourt, setelah keduanya berkenalan melalui Instagram.
Pemain berusia 27 tahun itu secara konsisten membantah seluruh tuduhan. Ia menilai laporan pidana tersebut merupakan upaya pemerasan finansial terhadap dirinya.
Tim hukum pembela yang dipimpin pengacara Fanny Colin merespons putusan hakim dengan mengajukan banding ke Pengadilan Banding Versailles untuk membatalkan persidangan.
Selain tuntutan pidana, kasus ini memicu perceraian Hakimi dengan aktris Hiba Abouk yang dinikahinya pada 2021, serta perselisihan harta gana-gini akibat pengalihan aset.
Tim hukum Abouk menemukan seluruh kekayaan Hakimi didaftarkan atas nama ibunya, Saida Mouh, sejak ia merintis karier di akademi Real Madrid.
Hal itu memicu gugatan tambahan terkait dugaan penipuan kepemilikan.
Hakimi menjelaskan bahwa pengelolaan dana oleh ibunya sudah berlangsung sejak ia masih di bawah umur karena faktor kepercayaan keluarga.
>>> Hasil Brasil vs Maroko Piala Dunia 2026: Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup C
"Sejak kecil saya menerima uang dan tidak bisa mengelolanya karena masih di bawah umur, jadi ibu saya yang mengurusnya," ujarnya.
Terlepas dari masalah personal dan hukumnya, mantan pelatih timnas Maroko, Walid Regragui, sempat menegaskan posisi krusial sang kapten di dalam skuad.
"Dia adalah pemain terpenting bagi saya," tegas Regragui.
Menurut laporan goal.
com, Hakimi mencetak rekor baru sebagai pemain Afrika dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia (11 pertandingan) setelah turun bertanding melawan Brasil, melampaui rekor Hakim Ziyech.
Kasus hukum pemain bernilai pasar 82 juta euro ini juga menjadi tren pencarian masif di Google Trends Indonesia pada 13 Juni 2026 serta memicu kekhawatiran dampak ekonomi terhadap sponsor dan manajemen krisis di klub PSG.
>>> Jose Mourinho Siap Jual Brahim Diaz Demi Incar Bek Baru
Pengadilan Banding Versailles dijadwalkan mengumumkan keputusan resmi terkait kelanjutan memori banding yang diajukan pihak Hakimi pada 19 Juni 2026.
Update Terbaru
China Operasikan Pusat Data Bawah Laut Bertenaga Angin Pertama di Dunia
Minggu / 14-06-2026, 08:13 WIB
Skotlandia vs Haiti Buka Grup C Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 08:13 WIB
Suara Surabaya Media Rayakan HUT ke-43 dengan Rangkaian Olahraga
Minggu / 14-06-2026, 08:12 WIB
Hajime Moriyasu Coret Wataru Endo dari Skuad Piala Dunia
Minggu / 14-06-2026, 08:12 WIB
John McGinn Geser Ryan Christie di Lini Tengah Skotlandia Hadapi Haiti
Minggu / 14-06-2026, 08:09 WIB
Hajime Moriyasu Coret Wataru Endo dari Skuad Piala Dunia Jepang
Minggu / 14-06-2026, 08:08 WIB
China Resmi Operasikan Pusat Data Bawah Laut Bertenaga Angin Pertama di Dunia
Minggu / 14-06-2026, 08:08 WIB
Garena Rilis 50 Kode Redeem Free Fire Spesial Event Bola Hari Ini
Minggu / 14-06-2026, 08:08 WIB
Ford Kembali ke Mesin Bensin untuk Mobil Demonstrator Liar
Minggu / 14-06-2026, 08:08 WIB
Triumph Indonesia Siap Datangkan Seluruh Lini Produk Motor Secara Lengkap
Minggu / 14-06-2026, 08:07 WIB
Polisi Tangkap Dua Remaja Perundung Anak Hingga Tersetrum di Senen
Minggu / 14-06-2026, 08:07 WIB
Harga Emas Antam 13 Juni 2026 Turun Rp 27.000 dalam Sepekan
Minggu / 14-06-2026, 08:07 WIB
TVRI Siarkan Resmi Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 08:05 WIB
Brasil Ditahan Imbang Marrocos 1-1 pada Laga Perdana Copa del Mundo
Minggu / 14-06-2026, 08:05 WIB






