Bek Timnas U19 Indonesia Mathew Baker mengungkapkan kegembiraannya setelah berhasil membawa skuad Garuda Muda meraih tempat ketiga dalam ajang Piala AFF U19 2026.

Turnamen tersebut berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang.

>>> DJP Kumpulkan Rp23,5 Triliun dari Perluasan Basis Pajak hingga Mei 2026

Pemain berusia 17 tahun itu bersyukur dapat tampil langsung di hadapan para pendukung Indonesia sepanjang turnamen.

"Tidak ada yang lebih baik daripada bermain di kandang sendiri," kata Mathew Baker.

Pengalaman bertanding di Indonesia menjadi catatan berharga dalam karier sepak bola profesionalnya.

Ia sempat melewatkan sejumlah laga di fase grup Piala AFF U19 2026 demi memenuhi panggilan dari tim nasional senior.

Saat memperkuat tim senior di bawah asuhan pelatih John Herdman, Baker turun sebagai pemain pengganti dalam laga FIFA Matchday melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (5/6/2026).

Laga tersebut berakhir dengan kemenangan bersejarah bagi Indonesia.

>>> Pendaftaran PMB Sekolah Swasta Gratis DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Setelah menyelesaikan tugas internasional di level senior melawan Oman dan Mozambik, Baker segera kembali ke Sumatera Utara untuk memperkuat lini pertahanan skuad asuhan Nova Arianto.

Kehadiran Baker di fase akhir membantu Garuda Muda memenangi laga perebutan tempat ketiga melawan Kamboja dengan skor 1-0.

Sebelumnya, Indonesia menelan kekalahan dari Australia di babak semifinal.

Wilayah Sumatera Utara memiliki arti emosional yang mendalam bagi Baker. Sang ibu, Nita Baker, merupakan perempuan keturunan Batak bermarga Sitorus.

Momen ini menjadi kesempatan kedua bagi Baker merumput di Sumatera Utara setelah sebelumnya sempat membela Timnas Indonesia U17 dalam turnamen Piala Kemerdekaan 2025.

"Terima kasih sekali lagi, Medan," ucap Mathew Baker.

>>> IHSG 15 Juni 2026 Dibuka Melonjak 2,93 Persen ke Level 6.183

Ajang Piala AFF U19 2026 kini telah resmi berakhir dengan menempatkan Indonesia di peringkat ketiga terbaik.