Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) melaporkan penjualan sepeda motor domestik pada Mei 2026 mencapai 479.388 unit.

Angka ini turun 7,98% dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 520.972 unit.

>>> Kemenhub Perketat Pengawasan Kapal Jelang Libur Sekolah 2026

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menjelaskan bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh berkurangnya hari kerja efektif akibat libur nasional dan cuti bersama.

"Penurunan penjualan pada Mei 2025 lebih disebabkan oleh jumlah hari kerja yang lebih pendek," ujarnya.

Menurut Sigit, libur panjang sepanjang Mei 2025 memperlambat transaksi konsumen dan distribusi kendaraan. Aktivitas di jaringan dealer tidak seoptimal bulan-bulan sebelumnya.

Fluktuasi Penjualan Sepanjang 2026

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, penjualan domestik mengalami fluktuasi.

Januari mencatat 577.763 unit, Februari naik ke 587.354 unit, Maret anjlok ke 448.974 unit, dan April pulih ke 520.972 unit.

>>> Purbaya Yudhi Sadewa Belum Pastikan Efisiensi Anggaran Makan Bergizi Gratis

Meskipun demikian, total penjualan kumulatif dalam lima bulan pertama 2026 mencapai 2,61 juta unit. Angka ini menunjukkan pasar domestik masih kokoh.

Di sisi ekspor, performa justru menguat.

Pengiriman motor utuh (CBU) pada Mei 2026 naik 4,48% menjadi 54.759 unit, sementara ekspor terurai (CKD) mencapai 697.614 unit.

Ekspor komponen sepeda motor mencatat rekor tertinggi, melonjak dari 14.381.642 unit di April menjadi 16.577.672 unit pada Mei 2026.

>>> Ulama Berbeda Pandangan Soal Status Nasab Anak di Luar Nikah

Akumulasi pengiriman komponen selama lima bulan pertama telah melampaui 67 juta unit.