Sebuah momen penuh persaudaraan terjadi setelah peluit panjang berbunyi dalam laga Jerman melawan Curacao pada Piala Dunia 2026.

Para pemain dari kedua kesebelasan berkumpul dan memanjatkan doa bersama di tengah lapangan Stadion Houston, Amerika Serikat.

>>> Harga iPhone 15 Turun per 17 April 2026, Momen Tepat untuk Upgrade

Aksi religius ini berawal dari lima pemain Curacao, yakni Joshua Brenet, Jeremy Antonisse, Gervane Kastaneer, Jurien Gaari, dan Kenji Gorre, yang langsung membuat lingkaran setelah laga berakhir.

Tak lama kemudian, dua pilar Jerman, Felix Nmecha dan Jonathan Tah, ikut bergabung ke dalam lingkaran tersebut untuk berdoa sebelum saling berpelukan dan berpisah.

Pesta Gol Jerman

Pertandingan pada matchday pertama itu berakhir dengan kemenangan telak Die Mannschaft yang menggulung Curacao dengan skor 7-1.

Tujuh gol Jerman dicetak oleh Kai Havertz (dua gol), serta masing-masing satu gol dari Felix Nmecha, Nico Schlotterbeck, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav.

Sementara itu, satu-satunya gol balasan Curacao dilesakkan oleh Livano Comenencia.

>>> Komisi XII DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM 2027 Rp 27,33 Triliun

Persaudaraan di Luar Lapangan

Felix Nmecha kemudian menjelaskan keputusannya untuk berdoa bersama para pemain lawan.

"Kami memang lawan saat pertandingan, tapi di luar itu kami sama-sama bersaudara dalam Kristus. Kemudian kami berdoa bersama untuk memanjatkan syukur," kata Nmecha dalam wawancara usai laga.

"Hasilnya jelas sangat bagus untuk tim kami, tapi secara keseluruhan kami semua percaya Tuhan Yesus dimuliakan sepanjang pertandingan dan itulah sebabnya kami berdoa bersama," ujarnya.

Media La Gazzetta dello Sports menyebutkan bahwa skuad Curacao merupakan tim yang religius dan terbiasa melaksanakan ibadah bersama di kamar ganti sebelum bertanding.

>>> Promo Point Coffee Beli 3 Lebih Murah, Berlaku Hingga 15 April 2026

Di sisi lain, Felix Nmecha juga dikenal sebagai seorang pemeluk Kristen yang taat dan kerap menyempatkan diri membaca Alkitab saat dalam perjalanan menjelang laga.