Urgensi Vaksin Lanjutan bagi Orang Dewasa

Chief Medical Officer Mandaya Hospital Group, dr. Senta L. Kumurur mengatakan, layanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan penyakit.

Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan adalah vaksinasi untuk berbagai kelompok usia.

Acara edukasi ini juga menghadirkan dua dokter spesialis dari Mandaya Royal Hospital Puri. Mereka adalah dr. Visakha Revena Irawan, Sp.

PD, AIFO-K selaku pakar penyakit dalam, serta dr. Handayani, M. Ked (Ped), Sp.

A sebagai spesialis anak.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Visakha Revena Irawan menjelaskan, masih banyak orang beranggapan vaksinasi hanya diperlukan pada masa anak-anak.

Padahal, perlindungan dari sejumlah vaksin dapat menurun seiring waktu sehingga orang dewasa tetap membutuhkan vaksinasi lanjutan atau booster.

Masyarakat usia dewasa dinilai berisiko tinggi terpapar kuman penyakit akibat mobilitas harian yang padat.

Aktivitas bertualang, tuntutan pekerjaan, hingga interaksi sosial yang intensif memperbesar peluang penularan kuman di tempat umum.

“Perlindungan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga di rumah. Orang dewasa dapat menjadi pelindung bagi bayi, anak-anak, lansia, dan anggota keluarga lain,” katanya.

Pemberian imunisasi booster pada orang dewasa terbukti meminimalkan risiko infeksi, mencegah komplikasi fatal, serta mengurangi durasi rawat inap di rumah sakit.

Langkah ini juga berkontribusi besar dalam membangun herd immunity secara nasional.

Prioritas Imunisasi Kelompok Rentan dan Pelaku Perjalanan

Kelompok lansia memerlukan perhatian medis khusus karena penurunan sistem kekebalan tubuh alami yang terjadi seiring penuaan.

Kondisi fisik ini membuat tubuh lansia sangat rawan mengalami komplikasi fatal saat terinfeksi virus.

Sejumlah jenis vaksin yang diprioritaskan bagi kaum lansia meliputi vaksin influenza, pneumokokus, RSV, serta herpes zoster.