Gelandang Atletico Madrid Marcos Llorente memperkuat fokus pada stabilitas keluarga dan hubungan bersama ayahnya menjelang laga bersama tim nasional Spanyol di Piala Dunia 2026 pada Senin (15/6/2026).

Kehidupan personal Llorente kini berpusat pada lingkungan terdekat setelah membina rumah tangga bersama pembuat konten Patricia Noarbe atau Paddy sejak Juni 2023 di Mallorca.

>>> Ahn Hyo Seop dan Chae Woo Bin Bintangi Drama Korea Sold Out On You

Pasangan tersebut saat ini telah dikaruniai seorang putri bernama Amor yang lahir pada tahun 2025.

Pengaruh Sang Ayah dalam Karier dan Kepribadian

Selain peran sang istri, sosok ayah sekaligus mantan pesepak bola Paco Llorente menjadi figur paling berpengaruh dalam perkembangan karier maupun kepribadian Llorente sejak masa kanak-kanak.

Hubungan erat tersebut diakui Llorente sempat membutuhkan bantuan profesional agar dirinya mampu mengekspresikan emosi dan kasih sayang secara terbuka di dalam keluarga.

Llorente sendiri tumbuh besar dalam dinasti olahraga Spanyol yang kuat sebagai anak dari Paco Llorente, cucu keponakan legenda Real Madrid Paco Gento, serta cucu dari Ramón Grosso.

>>> Liverpool Beri Pesan Khusus ke Mohamed Salah Jelang Piala Dunia

Kontroversi Filosofi Kesehatan

Namun di luar lapangan hijau, Llorente dan istrinya kerap memicu perdebatan publik terkait filosofi kesehatan, khususnya mengenai kampanye berjemur di bawah sinar matahari tanpa pelindung.

Pernyataan Llorente yang meragukan risiko kanker kulit akibat radiasi matahari langsung memicu kritik tajam dari komunitas ilmiah yang memegang bukti kuat mengenai bahaya radiasi seluler.

"Es un bulo preocupante.

Se sabe desde hace décadas por estudios epidemiológicos que el daño inducido por las quemaduras solares en las células de la piel aumentan el riesgo de melanoma y otros cánceres" kata Marisol Soengas, Penanggung Jawab Kelompok Melanoma dari Pusat Penelitian Kanker Nasional (CNIO) kepada Infobae.

>>> Lewis Hamilton Raih Kemenangan Perdana Bersama Ferrari di GP Catalunya 2026

Pihak ilmuwan dan spesialis medis terus menegaskan kembali bahwa paparan matahari tanpa tabir surya berpotensi besar merusak sel kulit secara permanen.