Pemilik Anjing di China Rela Bayar Jutaan Rupiah demi Sekolah Hewan
Biaya bulanan tersebut dialokasikan untuk penitipan harian, makanan, perawatan tubuh, hingga aktivitas rekreasi. "Kami membesarkan anjing kami seperti anak sendiri," katanya.
Potensi Pasar Industri Pet Economy
Data dari lembaga riset Pet Data memproyeksikan nilai pasar konsumsi hewan peliharaan di area perkotaan China mencapai 312,6 miliar yuan atau sekitar US$46 miliar pada 2025.
Angka tersebut diperkirakan melampaui 405 miliar yuan menjelang 2028.
Pertumbuhan pasar ini ditopang oleh tingginya permintaan terhadap layanan bernilai tambah. Layanan tersebut mencakup penitipan harian, pelatihan perilaku, perawatan kecantikan, hingga fasilitas kesehatan hewan.
Skala operasional Paw³ kini menunjukkan peningkatan tajam. Bisnis yang awalnya hanya menangani kurang dari 20 pelanggan kini memiliki sekitar 200 klien pemilik anjing.
Tarif penitipan harian di fasilitas Shanghai ini dipatok mulai dari 98 yuan hingga 138 yuan per hari. Variasi harga ditentukan berdasarkan ukuran tubuh anjing.
Menurut William Tang, salah satu pelanggan Paw³, ketersediaan area khusus menjadi daya tarik utama. Fasilitas tersebut memungkinkan hewan peliharaan berinteraksi secara aman.
"Apa yang paling menarik bagi saya adalah tempat ini memberikan ruang bagi anjing untuk memiliki dunianya sendiri," ujarnya.
Sektor Bisnis Baru yang Tumbuh Stabil
Sektor industri hewan peliharaan menjadi salah satu segmen usaha yang tetap mampu bergerak ekspansif. Tren positif ini berjalan konsisten di tengah perlambatan konsumsi yang melanda China.
Kenaikan anggaran rumah tangga untuk kebutuhan non-esensial yang berfokus pada kenyamanan satwa menunjukkan pergeseran prioritas belanja. Bagi pelaku usaha, kondisi ini menciptakan peluang komersial baru.
>>> Perempuan Berbagi Strategi Jaga Kualitas Hidup dan Hadapi Penuaan
Cakupan bisnis potensial meliputi tempat penitipan khusus, klinik kesehatan, pakan premium, hingga jasa berbasis pengalaman. Target utama pasar ini adalah pemilik hewan dari kalangan kelas menengah perkotaan.
Update Terbaru
Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Strategi Ekonomi dan Investasi
Senin / 15-06-2026, 11:13 WIB
Tyra Banks Gugat Netflix atas Manipulasi Wawancara di Dokumenter
Senin / 15-06-2026, 11:13 WIB
Lenovo Rilis ThinkBook 16p 2026 dengan Intel Core Ultra 7 dan RTX 5060
Senin / 15-06-2026, 11:12 WIB
Spanyol vs Cape Verde di Laga Perdana Grup H Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 11:12 WIB
Timnas Inggris Waspada Ancaman Tornado di Kansas City
Senin / 15-06-2026, 11:12 WIB
KABAR DUKA! Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Rio de Janeiro Saat Tur Brasil
Senin / 15-06-2026, 11:10 WIB
Carlo Ancelotti Waspadai Maroko Jelang Debut Bersama Timnas Brasil
Senin / 15-06-2026, 11:09 WIB
Lima Film Indonesia Terlaris 2025, Jumbo Puncaki Daftar
Senin / 15-06-2026, 11:09 WIB
Alwi Farhan Juarai Australia Open 2026, Regenerasi Bulu Tangkis Terbukti
Senin / 15-06-2026, 11:09 WIB
SOCI Gelar Summer Camp 2026 di Desa Wisata Cibuntu Kuningan
Senin / 15-06-2026, 11:09 WIB
PPIH Tertibkan Berat Bagasi dan Larang Air Zamzam di Koper Jemaah Haji
Senin / 15-06-2026, 11:08 WIB
Rupiah Menguat 82 Poin ke Rp 17.778 per Dolar AS pada 15 Juni 2026
Senin / 15-06-2026, 11:08 WIB
Paramount Land Terapkan Urbanisasi Berkelanjutan di Gading Serpong
Senin / 15-06-2026, 11:08 WIB
Kaset Super Mario Bros NES Segel Terjual Rp45 Miliar, Pecahkan Rekor
Senin / 15-06-2026, 11:04 WIB






