>>> Apindo Dukung Target Ekspor Manufaktur 30 Persen, Syaratkan Reformasi Struktural

Emiten sektor ini juga menawarkan potensi dividend yield di kisaran 8% hingga 12%, di samping saham dengan kinerja keuangan membalik seperti PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL).

Analisis berbeda datang dari Panin Sekuritas Pondok Indah yang memetakan arah pergerakan indeks ke dalam tiga skenario.

Skenario konservatif menempatkan indeks pada rentang 5.950–6.050, skenario moderat di kisaran 6.000–6.150, sedangkan skenario agresif berpeluang menembus level 6.200 jika ditopang kelanjutan aliran masuk dana asing.

Faktor penguatan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir turut menjadi katalis positif domestik.

"Jika tren penguatan rupiah dapat berlanjut, maka hal tersebut berpotensi memberikan tambahan dukungan bagi pergerakan IHSG dalam jangka pendek," kata Elandry Pratama, Analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah.

Elandry menilai strategi trading buy on weakness pada saham-saham berkapitalisasi besar sangat menarik diterapkan di tengah masa perdagangan efektif yang singkat.

Aliran dana investor asing diperkirakan tetap menjadikan saham berkapitalisasi besar sebagai sasaran utama penempatan modal.

Beberapa emiten perbankan besar seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dinilai atraktif sebagai proxy masuknya dana asing, bersama saham defensif PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Sementara itu, PT Astra International Tbk (ASII) dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berpotensi terdampak positif pemulihan ekonomi domestik, serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang didukung membaiknya risk appetite investor pada saham konglomerasi.

Penerapan manajemen risiko secara disiplin tetap menjadi poin penting bagi investor meskipun indeks saham domestik telah berhasil merebut kembali level psikologis di atas 6.000.

"Fokus investor sebaiknya tetap pada saham berfundamental kuat dan likuiditas tinggi karena pasar masih berpotensi bergerak volatil menjelang sejumlah agenda penting pekan depan," tambah Elandry.

>>> Ruben Onsu Sambut Baik Ajakan Diskusi dari Sarwendah

Peluang kelanjutan rebound IHSG menuju area 6.150 hingga 6.200 diproyeksikan tetap terbuka lebar selama pergerakan indeks mampu bertahan kokoh di atas area 6.000.