PT Murni Sadar Tbk (MTMH) menargetkan pertumbuhan pendapatan, laba bersih, dan kunjungan pasien sebesar 20 persen hingga akhir tahun 2026.

Target tersebut akan dicapai melalui ekspansi rumah sakit baru di lokasi strategis di dalam negeri.

>>> PT Superior Prima Sukses Tbk Catat Penjualan Rp1,50 Triliun di 2025

Pengelola Murni Teguh Hospitals ini memfokuskan penambahan kapasitas operasional dan pemutakhiran teknologi medis.

Direktur PT Murni Sadar Tbk, Sharon Hanmy Angel, menjelaskan bahwa salah satu proyek ekspansi adalah Murni Teguh Gama City di Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Melalui proyek ini, kami akan membangun rumah sakit terbesar di Sumatera dengan target kapasitas 1.000 tempat tidur pasien," ujarnya dalam paparan publik virtual, Jumat (12/6/2026).

Penambahan daya tampung pasien juga dilakukan pada proyek Murni Teguh Ciledug di Tangerang.

Proyek tersebut akan menambah ruang perawatan inap, poliklinik, ruang operasi, serta fasilitas kemoterapi.

Pengembangan fasilitas medis juga berjalan di proyek Murni Teguh Susanna Wesley, Horas Insani, Rosiva di Medan, dan Murni Teguh Eria di Pekanbaru.

Sharon optimistis pengembangan ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat posisi perusahaan di industri layanan kesehatan nasional.

Peningkatan operasional diimbangi dengan efisiensi melalui digitalisasi layanan kesehatan dan optimalisasi proses bisnis internal.

>>> John Herdman Bawa Timnas Indonesia Tunjukkan Tren Positif

Emiten berkode saham MTMH ini juga menambah peralatan medis modern untuk menunjang kecepatan pelayanan.

"Baru-baru ini kami juga telah mengoperasikan robotic surgery yang merupakan yang pertama di Sumatera Utara," kata Sharon.

Strategi tersebut mendasari target kenaikan performa finansial perseroan, baik dari sisi pendapatan, laba bersih, maupun EBITDA.

Volume kunjungan pasien rawat inap dan rawat jalan juga diharapkan tumbuh 20 persen dibanding pencapaian tahun lalu.

Hingga tahun 2025, emiten mengelola 11 rumah sakit dengan total 1.326 tempat tidur.

Tingkat okupansi tempat tidur tahun lalu berada di level 50 persen, menurun dari 55 persen pada tahun 2024.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2026, pendapatan MTMH melonjak 22,9 persen secara tahunan menjadi Rp 380,1 miliar.

>>> Cara Cek Status Penerima PIP 2026 Lewat HP Secara Online

Namun, laba bersih perusahaan tercatat menyusut 21,6 persen secara tahunan menjadi Rp 10,84 miliar.