Kemenhub Ungkap Skema Perawatan Proving Ground Bekasi Senilai Rp 1,9 Triliun
Pembangunan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor atau Proving Ground Bekasi membutuhkan investasi besar, mencapai Rp 1,9 triliun.
Pemerintah tidak hanya bertanggung jawab hingga fasilitas rampung. Seluruh lintasan dan laboratorium harus dirawat secara berkala agar standar internasional tetap terpenuhi.
>>> Pefindo Beri Peringkat idA untuk Solusi Sinergi Digital
Sejak awal, proyek ini menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Konsorsium swasta menangani pembangunan sekaligus pemeliharaan selama 15 tahun.
Fokus pada Pemeliharaan
Kepala BPLJSKB Kemenhub, Iman Sukandar, menegaskan bahwa pemeliharaan menjadi perhatian utama. Skema KPBU dipilih agar perawatan berjalan maksimal.
"Maintenance menjadi satu hal yang menjadi konsen kami juga. Beruntungnya kita memang pembangunan fasilitas proving ground ini dengan skema KPBU.
Jadi kita memang dibantu oleh satu konsorsium, dalam hal pemeliharaan itu masih menjadi tanggung jawab mereka," kata Iman.
Pelibatan swasta membuat operasional pemeliharaan lebih cepat dan fleksibel. Hal ini berbeda jika dikelola sepenuhnya oleh pemerintah.
Iman menjelaskan, "Dengan dukungan swasta ini bisa terwujud dalam waktu kurang lebih dua tahun dan pemeliharaan pun menjadi mekanisme pelaksanaannya lebih cepat, lebih fleksibel."
Meski begitu, konsorsium tidak bisa mengabaikan kualitas. Pemerintah telah menetapkan Service Level Agreement (SLA) yang ketat sebagai indikator mutu perawatan.
Temuan kerusakan atau perawatan di bawah standar akan langsung memengaruhi rapor kinerja pengelola.
>>> Bandara Changi Sediakan Nobar Piala Dunia 2026 di Area Transit
Iman menyatakan, "Kita memiliki satu standar tentu dalam pemeliharaan ini karena kita melakukan satu penilaian terhadap Service Level Agreement.
Ketika pihak ketiga yang bekerja sama dengan kita ini tidak melakukan pemeliharaan atau ada cacat atau ada apa lainnya, itu menjadi satu poin minus buat mereka."
Update Terbaru
vivo X300 Pro Resmi Meluncur, Flagship Spesialis Konser dengan Kamera 200 MP
Minggu / 14-06-2026, 16:08 WIB
Pemkot Bandung Kawal Tarif Bandung Zoo Usai Dikelola Faunaland
Minggu / 14-06-2026, 16:08 WIB
MrBeast Cetak Sejarah: 500 Juta Subscriber YouTube Pertama di Dunia
Minggu / 14-06-2026, 16:08 WIB
Perawat Asing di Taiwan Pukul Lansia karena Makan Lambat, Viral di Medsos
Minggu / 14-06-2026, 16:08 WIB
Mario Lemos Targetkan Persijap Jepara Lebih Kompetitif Musim Depan
Minggu / 14-06-2026, 16:08 WIB
Borneo FC Tunjuk Mauro Jeronimo, Target Juara Musim Depan
Minggu / 14-06-2026, 16:04 WIB
Kondisi Haji Bolot Membaik, Sudah Ingin Pulang dari RS
Minggu / 14-06-2026, 16:03 WIB
Timnas Australia Kalahkan Turkiye 2-0 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 16:03 WIB
Mahfud MD: Koruptor Dadan BGN Lebih Pantas Dihukum Mati daripada Potong Tangan
Minggu / 14-06-2026, 15:58 WIB
Gasperra: Kenaikan BI Rate Berpotensi Bebani APBN via KPR SSB
Minggu / 14-06-2026, 15:58 WIB
Hasil Imbang Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan Media Argentina
Minggu / 14-06-2026, 15:56 WIB
Kurs Rupiah 12 Juni 2026 Menguat Perkasa ke Level Rp 17.860
Minggu / 14-06-2026, 15:56 WIB
KCIC Terapkan Tarif Dinamis Tiket Whoosh Mulai Rp250 Ribu Sambut Libur Panjang
Minggu / 14-06-2026, 15:52 WIB
Produsen Kurma Ajwa Madinah Ekspor 500 Ton ke 25 Negara, Indonesia Pasar Utama
Minggu / 14-06-2026, 15:52 WIB






