Mimpi seorang pemain sepak bola adalah bermain di Piala Dunia," katanya.

Ia juga mengidolakan adik-adiknya karena pola pikir dan semangat juang mereka. "Mohamed telah mengajari saya banyak hal: pola pikirnya, dorongannya, mentalitas pemenang yang ia miliki," ujar Al Hassan.

Kisah Tete Yengi dan Kusini Yengi

Kisah serupa dialami oleh pasangan kakak-beradik Tete Yengi dan Kusini Yengi, yang menghabiskan masa kecil di Sudan Selatan.

Tete Yengi berhasil mencetak gol pertamanya untuk Australia pada laga debut melawan Swiss.

Kusini Yengi mengaku sejak kecil mereka yakin bisa mencapai panggung dunia.

"Saya dan saudara saya selalu berpikir kami akan sampai di sini — kami adalah anak-anak yang cukup percaya diri," katanya.

Ayah mereka, Ben Yengi, membawa anak-anaknya kembali ke Sudan Selatan untuk membangun desa asalnya.

Kusini mengenang masa-masa bermain sepak bola di bawah pohon bakau dengan bola dari kantong plastik.

>>> Knicks Invasi Markas Spurs pada Gim Kelima Final NBA 2026

Kusini Yengi harus melewatkan seleksi Piala Dunia karena cedera, namun ia siap mendukung saudaranya dari kejauhan.