Lima pesepak bola asal Adelaide berhasil menembus skuad timnas Australia, Socceroos, untuk ajang Piala Dunia tahun ini.

Mereka adalah Mo Touré, Tete Yengi, Nestory Irankunda, Awer Mabil, dan Paul Izzo.

>>> Montella Khawatirkan Kebugaran Pemain Turki Jelang Lawan Australia

Keberhasilan ini tidak lepas dari program pengembangan bakat lokal yang berjalan sukses di Adelaide. Pelatih Adelaide United, Airton Andrioli, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

"Kami sangat bangga memiliki begitu banyak pemain di Socceroos yang berpartisipasi di Piala Dunia sekarang," kata Andrioli kepada ABC.

Ia juga mengaku akan menonton pertandingan dengan penuh harapan.

Kisah Mo Touré dan Keluarga

Mo Touré mendapat pujian khusus dari Andrioli karena karakter dan kepemimpinan yang matang sejak muda. "Mo adalah anak yang fantastis...

dia selalu menunjukkan kualitas kepemimpinan di usia muda — sangat tenang, sangat dewasa untuk usianya," ujar Andrioli.

Pemanggilan Mo Touré menjadi pencapaian tertinggi bagi keluarganya yang merupakan pengungsi asal Liberia dan menetap di Adelaide sejak 2004.

Mo menganggap kesempatan ini sebagai cara terbaik untuk membalas budi kepada Australia.

Kakak tertua Mo, Al Hassan Touré, yang bermain untuk Sydney FC, mengungkapkan bahwa hasrat sepak bola mereka diturunkan oleh sang ayah.

Sang ayah mendaftarkan mereka bermain segera setelah tiba di Australia.

Keluarga Touré memulai karier di klub Croydon Kings. Pelatih Mark Brazzale mengenang bagaimana anak-anak itu sering menyelinap ke lapangan latihan dengan memotong lubang di pagar.

>>> New York Knicks Siap Akhiri Puasa Gelar 53 Tahun di Final NBA

Al Hassan mengaku bangga memiliki adik yang bermain di Piala Dunia. "Ini adalah momen yang membanggakan bagi saya dan keluarga.