Sebuah model superkomputer dari Universitas Liverpool memproyeksikan Spanyol akan keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Dalam simulasi tersebut, Spanyol diprediksi mengalahkan Inggris di partai final.

Model ini dikembangkan oleh para pakar dari Sekolah Manajemen Universitas Liverpool, yaitu Dr Benjamin Holmes dan Profesor Ian McHale.

>>> Disdukcapil Tapanuli Utara Terbitkan Ratusan Dokumen Kependudukan di Purbatua

Mereka menjalankan 1.000 simulasi dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kebugaran pemain dan kondisi cuaca.

Hasil simulasi menunjukkan Spanyol memiliki probabilitas kemenangan sebesar 26,1%, unggul atas Inggris yang hanya 17%.

Di bawah mereka, Prancis menempati posisi ketiga dengan 13,5%, disusul Argentina (12,4%) dan Portugal (10,6%).

Jalur Inggris Menuju Final

Menurut prediksi superkomputer, Inggris akan memenangkan grup mereka dan kemudian menghadapi Kongo di babak gugur.

>>> Yamaha Segarkan MX King 150 dengan Livery Prima Pramac di PRJ 2026

Selanjutnya, mereka diprediksi bertemu Meksiko, lalu Brasil di perempat final, dan Portugal di semifinal.

Sementara itu, Skotlandia diproyeksikan hanya finis di peringkat ketiga fase grup dengan peluang 11,8% untuk lolos ke babak 16 besar.

Penyempurnaan Model Simulasi

Dr Benjamin Holmes menjelaskan bahwa model simulasi telah diperbarui setelah Euro 2024 dengan menambahkan fitur baru. "Kini kami menyertakan simulasi cedera, skorsing, dan siapa yang mencetak gol.

Kami juga memodelkan kondisi pertandingan, termasuk cuaca dan ketinggian, yang sangat penting di turnamen yang digelar di tiga negara tuan rumah," ujarnya.

>>> Dokter Andik Wijaya Temukan Risiko Jantung Koroner Lewat Skrining Kalsium

Holmes juga menyebut Norwegia sebagai kuda hitam dengan peluang 3,6% untuk memenangkan trofi. Teknologi ini sebelumnya terbukti akurat saat memprediksi posisi kedua Inggris di Euro 2024.