Jalur pendakian menuju puncak Semeru masih ditutup total untuk umum. Penutupan ini didasarkan pada pertimbangan keselamatan pengunjung serta aktivitas vulkanologi gunung yang masih berbahaya.

Pelanggaran ini berujung fatal ketika salah satu dari mereka mengalami kecelakaan patah tulang kaki di tengah jalur.

Peristiwa tersebut memicu operasi pencarian dan evakuasi besar-besaran yang melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur.

Dua pendaki yang berada dalam kondisi selamat berhasil dievakuasi lebih awal menuju posko utama.

Sementara itu, tim penolong lainnya tetap tinggal di lokasi untuk mendampingi korban patah tulang di area sekitar 250 meter sebelum punggungan gunung.

Kedua pendaki yang selamat tiba di posko pada Jumat (5/6) pukul 00.10 WIB dan langsung dilarikan ke Puskesmas Ampelgading.

Keduanya berada dalam kondisi kesehatan yang baik meskipun sempat mengalami dehidrasi ringan.

Proses evakuasi untuk korban patah tulang kaki kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 08.00 WIB.

>>> Dokter Andik Wijaya Temukan Risiko Jantung Lewat Skrining Kalsium Koroner

Setelah melewati medan yang sangat terjal dan sulit, korban akhirnya berhasil dibawa tiba di posko pendakian pada pukul 19.20 WIB.