Badan Tim Nasional (BTN) dan PSSI mengecam aksi intimidasi oknum suporter terhadap penyerang sayap Timnas Indonesia, Beckham Putra, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Insiden adu mulut terjadi setelah skuad Garuda menang 1-0 atas Timnas Mozambik. Beckham Putra yang berkeliling lapangan untuk menyapa penonton diduga mendapat kata-kata kasar dari sejumlah oknum.

>>> Jadwal Semifinal Piala AFF U19: Indonesia vs Australia 11 Juni 2026

Ketegangan mereda setelah gelandang Timnas Indonesia, Kevin Diks, melerai dan meminta suporter berhenti memprovokasi.

BTN dan PSSI Beri Peringatan

Ketua BTN, Sumardji, mengimbau seluruh suporter menanggalkan rivalitas antarklub demi mendukung tim nasional.

"Ketika pemain sudah berada di Timnas Indonesia, yang harus dikedepankan adalah persatuan dan dukungan penuh kepada tim," ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Sumardji yang juga Anggota Komite Eksekutif PSSI menegaskan kepentingan nasional di atas segalanya. "Kalau sudah berbicara Timnas Indonesia, tidak ada lagi klub-klub lainnya.

Yang ada adalah Indonesia," tambahnya.

>>> Mengelola Stres Berdasarkan Karakter Zodiak, dari Aries hingga Pisces

PSSI menyiapkan langkah preventif dan sanksi tegas untuk mencegah kejadian serupa.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengatakan pihaknya melakukan investigasi mendalam dengan memeriksa rekaman CCTV dan kamera di SUGBK.

"Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain," kata Yunus Nusi.

Federasi menggodok opsi sanksi berat berupa larangan memasuki stadion secara permanen.

>>> Sinkronisasi Kalender Digital Bantu Penggemar Atur Jadwal Piala Dunia 2026

"Saya akan mengusulkan agar suporter yang tidak memberikan dukungan yang baik kepada Timnas Indonesia dikenakan sanksi larangan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang," tutur Yunus Nusi.